MATATELINGA, Binjai: Walikota Binjai, HM Idaham didampingi Ketua TP PKK, Hj Lisa Andriani Idaham, Sekda, M Mahfullah P Daulay, pimpin OPD, dan FKPD, menghadiri penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-50 Tingkat Kota Binjai ,di Arena MTQ Jalan Bejomuna, Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur, Sabtu (23/3/2019) malam.
Kecamatan Binjai Selatan kembali meraih juara umum di MTQ Ke-50 tingkat Kota Binjai tahun 2019, disusul Kecamatan Binjai Utara di peringkat kedua, Kecamatan Binjai Timur, Binjai Kota, dan Kecamatan Binjai Barat diperingkat kelima.
Kepada lima orang pemenang masing-masing cabang tilawah dewasa putra, tahfiz 10 juz putri, tahfiz 30 juz putra, dan, tahfiz 20 juz putri, mendapatkan hadiah umrah dari Walikota Binjai, PT Bank Sumut, dan RS Putri Bidadari.
Dikesempatan itu, Walikota mengucapkan terimakasih kepada seluruh pantia, yang telah sukses menggelar pelaksanaan MTQ ke-50, dan ini semua merupakan hasil dari pembinaan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Binjai.
"Melihat antusias peserta MTQ, saya bertekad untuk membangun rumah Alquran, rumah tahfiz, tepat di belakang gedung MTQ ini, saya berharap tekad ini didukung seluruh masyarakat, dan para pemangku kepentingan di Kota Binjai, insyaallah paling lambat dua bulan ke depan kita sudah meletakkan batu pertama pembangunan rumah Alquran. Agar anak-anak kita generasi muda menjadi anak yang pintar, sukses, memiliki akhlak yang baik, serta menjadi penghafal Alquran, dan itu menjadi cita-cita kita bersama," harap Idaham.
Sedikit bercerita, Walikota mengatakan, tepat delapan tahun yang lalu pertama kali dirinya menghadiri pelaksanaan MTQ ke-42 saat menjabat sebagai Walikota Binjai, beliau berpesan kepada panitia bahwa seluruh peserta MTQ harus berasal dari Binjai, peserta di luar Kota Binjai tidak diperbolehkan untuk mengikuti MTQ tingkat Kota Binjai.
"Akhirnya hari ini kita pantas berbangga, awalnya peserta tahfiz 30 juz, dan 20 juz hanya satu orang, namun saat ini peserta tahfiz Alquran 20 juz sebanyak 20 orang. MTQ bukan mencari siapa pemenang, menang dan kalah dalam sebuah kompetisi adalah hal yang biasa. Yang terpenting bagaimana kita dapat mengamalkan, dan menerapkan Alquran dalam kehidupan," tegas Walikota.(mtc/yenni)