Matatelinga - Medan, Badan Ketahanan Pangan Kota Medan menggelar pelatihan teknologi pengolahan bahan pangan beserta penyuluhan dan pendampingan kelompok pengolahan bahan pangan tahun 2014 di Aula Kantor Lurah Kelurahan Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan, Rabu (12/3/). Kegiatan ini sengaja dilaksanakan dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan di Kota Medan.
Menurut Kepala Badan Ketahanan Pangan Kota Medan Ir Emilia Lubis, salah satu upaya yang dilaksanakan guna mewujudkan ketahanan pangan dengan pengembangan konsumsi pangan melalui pengembangan pangan lokal oleh kelompok-kelompok kerajinamn pangan. Sebab, pangan lokal merupakan pangan yang sudah dikenal, mudah diperoleh, jenisnya beragam serta dapat diusahakan baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun dijual.
“Dengan pengembangan pangan lokal ini, kita berharap dapat meningkatkan konsumsi pangan yang beragamn di tingkat rumah tangga sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga,” kata Emilia saat memberikan sambutan.
Dihadapan 70 peserta berasal dari 4 kelurahan percontohan yakni Kelurahan Simalingkar Bdiwakili 35 orang, Keluarahan Labuhan Deli (15 orang), Kelurahan Bagan Deli (10 orang dan Kelurahan Tegal Sari Mandala III (10 orang), Emilia selanjutnya mengungkapkan maksud dan tujuan digelarnya kegiatan tersebut.
Selain mewujudkan ketahanan pangan di tingkat rumah tangga melalui peningkatan konsumsi dan ketersediaan pangan lokal, Emilia mengatakan untuk mengembangkan sumber pendapatan keluarga masyarakat melalui pengolahan berbasis sumber daya lokal. Kemudian peningkatan mutu dan citra pangan lokal, termasuk pangan olahannya.
“Di samping itu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keanekaragaman produksi bahan pangan bagi peningkatan pertumbuhan dan kehidupan manusia di masa mendatang. Serta meningkatkan ketrampilan masyarakat dalam pengolahan pangan dengan memprioritaskan nilai tambah,” ungkapnyan
Dalam pelatihan dan penyuluhan ini, Emilia mengundang 3 orang akademisi sebagai nara sumber. Ketiga orang akademisi itu masing-masing i Dra Ana Rahmi MPd selaku dosen jurusan Tata Boga Unimed, DR Erli Mutiara MSi (dosen jurusan Tata Boga Unimed) serta Dwi Maya Sevrina SPd (dosen jurusan Tata Boga Unimed).
Adapun materi yang disampaikan dalam acara pelatihan dan penyuluhan itu diantaranya tentang pengolahan kue talam sagu inti, donat pisang, manisan papaya, rending singkong, mie sawi, roti ketawa, browniesa labu panggang, manisan jambu biji, hevermut blueberry cookies, telur asin, donat tape, cake labu kuning, nastar strawberry dan sari buah jambu biji.
(Hendra/Adm)