Kamis, 30 April 2026 WIB

Demo di DPRD Sumut, Massa BEM Nusantara Kritik Pemerintahan Jokowi

- Selasa, 11 Desember 2018 17:15 WIB
Demo di DPRD Sumut, Massa BEM Nusantara Kritik Pemerintahan Jokowi
mtc/ist
Puluhan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara koordinator Sumatera Utara berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Selasa (11/12). Puluhan mahasiswa menganggap program Nawacita Pemerintah Indonesia yang dipimpin Presi
MATATELINGA, Medan: Puluhan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara koordinator Sumatera Utara berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Selasa (11/12). Puluhan mahasiswa menganggap program Nawacita Pemerintah Indonesia yang dipimpin Presiden Joko Widodo masih mengalami kegagalan. 


Dalam orasinya, para mahasiswa juga menyebutkan penyelesaian kasus HAM di Indonesia juga belum ada penyelesaian.

"Kasus HAM terdahulu di Indonesia ini tidak ada keseriusan pemerintah dalam menyelesaikan seperti banyaknya aktifis-aktifis yang terculik dan dibunuh tidak tahu keberadaan sampai sekarang," ucap pimpinan aksi, Zulkifli, Selasa (11/12) sore.

Zulkifli menuturkan bahwa di Indonesia masih banyak pendidikan yang tidak merata, kesejahteraan guru honorer dan membuka lapangan pekerjaan untuk mensejahterakan masyarakat ternyata bukan hanya untuk rakyat Indonesia sendiri melainkan untuk masyarakat asing.

"Presiden saat ini sudah tidak mampu untuk mensejahterakan rakyat Indonesia," tuturnya.


Selain itu, BEM Nusantara menyampaikan beberapa poin Nawacita Jokowi yang gagal seperti gagalnya Badan Intelijen Negara (BIN), Pemerintah yang hanya mementingkan kelompoknya sehingga lupa menjadikan pemerintah yang bebas dari KKN, gagalnya mewujudkan kemandirian ekonomi Indonesia, dan melakukan revolusi karakter seperti sejarah pembentukan bangsa.

"Oleh karena itu, kami menuntut agar kepala BIN, Budi Gunawan dicopot, meminta realisasi pendidikan, stop impor, stop hutang, memanfaatkan SDA, prioritaskan para pekerja dalam negeri, dan yang paling utama adalah menuntaskan kasus HAM," pungkas. (mtc/fae)


Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru