Matatelinga - Medan, Wakil Gubernur Sumatera Utara Ir H.T Erry Nuriadi MSi memiliki harapan besar kepada HIPMI sebagai pengerak kewirausahaan di kalangan pemuda Sumatera Utara. Hal itu disampaikannya pada acara program Indonesia Young Entepreneur Association Business Forum, di Atrium Hermes Place Polonia, Medan, Jumat (7/3//2014).
Menurut Wagub kegiatan ini sangat positif dan strategis bagi dunia wirausaha di Sumut di tengah percaturan ekonomi antar bangsa yang semakin mengglobal , khususnya menghadapi masyarakat ekonomi Asean (MEA) 2015.
"Era globalisasi ini memang tidak bisa dihindari adanya persaingan (kompetisi) antar bangsa, Karena prinsipnya globalisasi telah membuat dunia terintegrasi dalam satu kawasan pedagangan karena kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi,"papar Wagub.
Untuk itu Wagub mengajak kepada para mahasiswa agar sejak dini bisa menumbuhkan jiwa wirausaha, karena saat ini Sumut masih membutuhkan wirausahawan yang jumlahnya tidak lebih dari 0,5 persen.
Padahal idealnya untuk provinsi yang ingin berkembang maju maka harus memiliki 3 sampai 5 persen masyarakat yang berkecimpung di dunia wirausaha. "Oleh karena itu, dalam upaya mengejar ketertinggalan dari segi kuantitatif wirausaha, maka untuk tahun 2014-2018 provinsi Sumut bertekad akan melahirkan 60.000 wirausaha,"katanya.
Untuk itu HIPMI di perguruan tinggi Sumut harus jadi sebagai wadah pengkaderan pengusaha muda dan berperan aktif membantu Sumut lebih mapan dan tangguh, "Sehingga Sumut dapat bangkit dalam menyongsong visi 2013-2018 menjadi provinsi yang berdaya saing," ujarnya
Ketua Umum HIPMI Sumut Firsal Dida Mutyara mengatakan, saat ini jumlah wirausaha berkisar 0,08 persen dan diakui sulit membuat Sumut berkembang. Maka target HIPMI untuk menciptakan jiwa wirausaha minimal 2 persen dari total penduduk agar terwujud Sumut yang semakin maju secara ekonomi.
"Saya ingin adik-adik mahasiswa bisa menciptakan usaha sendiri setelah lulus kuliah. Agar setelah jadi alumni mereka bisa membuka usaha sendiri serta lapangan pekerjaan baru,"paparnya.
(Adm)