Sabtu, 11 Juli 2026 WIB

Dijemput Saat Tidur Siang, Siswi SMP Ini Dikeroyok 10 Pelajar

- Senin, 26 November 2018 12:10 WIB
Dijemput Saat Tidur Siang, Siswi SMP Ini Dikeroyok 10 Pelajar
mtc/net
MATATELINGA, Medan: Seorang pelajar berinisial ND (14) trauma dan mengalami luka setelah dikeroyok oleh 10 orang pelajar di rumahnya di kawasan  Jalan Garu 1, Gang Sukun, Kelurahan Sitirejo III, Medan Amplas, Kamis (22/11). Korban pun kini melaporkan kasus pengeroyokan itu ke Polsek Patumbak, Minggu (25/11/2018).


Berdasarkan informasi yang diperoleh, kasus pengeroyokan itu terjadi saat korban yang merupakan  siswi Kelas 3 SMP Nur Hasanah itu tengah tidur siang. Tiba-tiba, 10 pelaku yang masih mengenakan seragam sekolah datang dan meringsek masuk ke rumahnya. Di dalam kamar, ND yang tertidur diseret paksa keluar lalu dipukuli dan diinjak-injak.

"Mereka masuk tanpa izin, karena tidak ada permisi langsung buka pagar, buka pintu rumah dengan paksa sehingga rusak, dan langsung masuk kedalam kamar saya tanpa membuka sepatu. Dan saat itu hanya saya saja di rumah, orangtua saya sedang keluar," kata ND.

Menurutnya, 10 pelajar yang mengeroyoknya diantaranya, CI (17) warga Tembung; NA (17) warga Marendal I; NI (17), SA (17), AI (17), DA (17), RA (17) dan WU (17). Kemudian dua pelajar pria yakni, DA (17) dan AM (17).


Saat itu ND diseret keluar rumah dan dibawa ke pinggir sungai. Di sana, ia lalu dipukuli, ditampar, dijambak dan bahkan diinjak-injak. Aksi brutal 10 pelajar itu terhenti setelah warga melerai.

"Yang cari masalah dengan saya si CI, dia satu sekolah dengan saya, tapi dia sudah SMA kelas 3. Sebenarnya CI salah paham sama saya, karena saya tidak pernah mengganggu dia dan tidak mungkin saya mau ribut sama dia, karena dia jauh di atas saya," beber ND.

"Kami sebenarnya sudah mengikuti saran seorang petugas Polsek Patumbak untuk menyelesaikannya secara baik baik. Namun jawaban dari para pelaku dan pihak sekolah tidak ada. Dan sepertinya pihak sekolah membela para pelaku. Karena seorang anak yayasan sekolah yang juga mengajar di sekolah itu berinisial DF (25), membela para pelaku.

Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi SIK, membenarkan laporan korban. "Korban bersama keluarganya sudah kita arahkan untuk kordinasi dulu dengan pihak sekolah dan Babin Kamtibmas kita. Namun korban tetap melaporkan para pelaku yang mengeroyoknya," pungkas Kapolsek. (mtc/amr)

Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru