Sabtu, 11 Juli 2026 WIB

APBD Asahan Tahun 2019 Diproyeksikan Mencapai Rp.1.603 Trilyun

- Selasa, 06 November 2018 13:15 WIB
APBD Asahan Tahun 2019 Diproyeksikan Mencapai Rp.1.603 Trilyun
Mtc/benawi
Bupati Asahan drs.H.taufan Gama Simatupang,MAP dalam rapat paripurna yang diwakili Sekdakab.Asahan Taufik ZA Siregar,S.Sos.MAP memproyeksikan anggaran belanja daerah untuk tahun 2019 mendatang diproyeksikan mencapai Rp.1.603 trilyun.
MATATELINGA, Asahan : Bupati Asahan drs.H.taufan Gama Simatupang,MAP dalam rapat paripurna yang diwakili Sekdakab.Asahan Taufik ZA Siregar,S.Sos.MAP memproyeksikan anggaran belanja daerah untuk tahun 2019 mendatang diproyeksikan mencapai Rp.1.603 trilyun.  


Hal tersebut mengacu pada RPJMD Kabupaten Asahan periode tahun 2016 hingga 2021 dengan memprioritaskan empat pilar pembangunan diantaranya bidang pendidikan, bidang infrastruktur, kesehatan dan pertanian.

Dalam paripurna yang dihadiri oleh ketua DPRD Asahan Benteng Panjaitan,SH di aula Rambate Rata Raya DPRD Asahan, Senin (5/11/2018), Sekda Kabupaten Asahan Taufik ZA.S.Sos.MAP dalam keterangannya mengatakan kabupaten Asahan dalam tahun 2019 telah memproyeksikan pendapatan daerah sebesar Rp.1.603 trilyun.

"Besaran pendapatan daerah tersebut semata untuk menyelaraskan program empat pilar yang ada di Asahan diantaranya bidang infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan pertanian,"ujarnya.


Lebih lanjut Taufik ZA,S.Sos.MAP juga mengatakan besaran anggaran tersebut berasal dari sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp. 126.605.014.659.605,50, pendapatan transfer sebesar Rp 1.260.108.698.163,80, serta pendapatan daerah lainnya diperkirakan mencapai Rp.216 milyar lebih.

Pendapatan Asli Daerah tersebut diantaranya bersumber dari pajak daerah sebesar Rp.46,267 milyar, hasil pengelolaan kekayaan yang dipisahkan mencapai Rp.9.146 milyar, retribusi daerah sebesar Rp.7.744 milyar, pendapata asli daerah lainnya diperkirakan mencapai Rp.63.445 milyar.

Sementara untuk pendapatan transfer diantaranya bersumber dari transfer dari pemerintah pusat sebesar Rp.1.217 milyar, yang terdiri dari dana bagi hasil pajak maupun bagi hasil bukan pajak sebesar Rp.75.037 milyar dan dana alokasi umum (DAU) sebesar Rp.895.350 milyar dan hasil dari asupan Dana Alokasi khusus (DAK) sebesar Rp.247.058 milyar serta tranfer antar daerah sebesar Rp.42.662 milyar, sehingga jumlah total pendapatan transfer sebesar Rp.1,260 trilyun.


Taufik ZA juga mengatakan pendapatan daerah yang sah lainnya mencapai Rp.216.milyar lebih diantaranya berasal dari hibah dana BOS sebesar Rp.89.688 milyar, hibah dana desa sebesar Rp.126.612 milyar.

Alokasi belanja daerah pada tahun 2019 Kabupaten Asahan telah mencanangkan anggaran sebesar Rp.1.603.014.659.606,50,- yang dialokasikan untuk keperluan belanja tidak langsung sebesar Rp.1.078.346.964.830,42,- dan belanja langsung sebesar Rp.522.167.694.775,88,- .

"Selain itu untuk keperluan pembiayaan daerah pada tahun 2019 diperlukan dana sebesar Rp.2.500.000.000,- yang digunakan untuk penyertaan modal (investasi) pada Bank Sumut,"pungkasnya. (mtc/ben)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru