Minggu, 28 Juni 2026 WIB

Dinas Sosial Toba Samosir Bantu Wanita ABG Lumpuh Selama Satu Tahun

- Sabtu, 28 Juli 2018 12:30 WIB
Dinas Sosial Toba Samosir Bantu Wanita ABG Lumpuh Selama Satu Tahun
Matatelinga
anak baru gede Aprilia terbaring lumpuh
MATATELINGA, Tobasa:   Mendengar seorang warga Tobasa yang tergeletak lumpuh selama satu tahun, Kepala dinas sosial Kabupaten Toba Samosir, Raja Ipan Sinurat tergerak hatinya untuk melakukan upaya menolong korban.

Hal ini diucapkan beliau di ruangan Kabaghumas pemkab Tobasa pada Jumat, (27/7/2018).



Aprila Magdalena Siagian ,15, warga dusun Bustak Nabirong Desa Banuahuta, Kecamatan Sigumpar Toba Samosir yang menderita lumpuh total sejak setahun lalu kini masih terbaring lemah dan tak berdaya.

Sejak lulus SMP, dirinya tiba-tiba lumpuh dan tak bisa menggerakkan anggota tubuhnya.

Keluarga berusaha mengobati penyakit yang dideritanya dengan membawa ke berbagai rumah sakit di Medan dan Pematang Siantar.



Sudah ada 5 rumah sakit yang sudah dikunjungi keluarga. RS. Pringadi Medan, RS. Djasemen Saragih Pematang Siantar, RS HKBP Balige dan beberapa rumah sakit lainnya.

Namun, penyakit yang dideritanya tetap tak kunjung sembuh. Pihak rumah sakit hanya mengatakan bahwa si pasien menderita saraf terjepit. Dokter menyarankan untuk melakukan terapi.

Terapipun dilakukan. Bahkan biaya-biaya yang dibutuhkan keluargapun dipenuhi selama satu bulan, hingga pihak keluarga tidak lagi memiliki uang untuk biaya terapi anak gadisnya. Namun hasil yang didapat tidak memuaskan keluarga. Tidak ada perubahan pasien hingga saat ini. Keluarga terpaksa membawa pulang ke kampung dan berobat seadanya karena keterbatasan biaya.



Kepala dinas Sosial dr. Raja Ipan Sinurat mengganggap masalah ini menjadi prioritas baginya. "Kita akan segera mendatangi korban dan melakukan upaya-upaya untuk kesembuhan Aprilia" tutur beliau kemarin Jumat, 28/7/18 di ruangan Kabaghumas Pemkab Tobasa.

Orang tua pasien berharap agar putrinya bisa diobati. Semenjak ditinggal suaminya, ibu korban menjadi salah satu tulang punggung untuk menghidupi anak-anaknya.

"Saya berterima kasih kepada dinas sosial yang mau mengunjungi anak gadis saya yang terbaring lemas. Mudah-mudahan anak saya bisa sembuh dan beraktifitas seperti anak yang lain" ungkap orang tua korban.

Menurut orang tua korban, hanya tubuhnya yang lumpuh total dan tidak bisa apa-apa. Namun, dirinya bisa bicara dan normal dalam berpikir. "Bahkan dia juga masih sering mengajari adiknya untuk belajar" lanjut orang tuanya.

(Mtc/Pintor)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru