MATATELINGA, Medan: Dua orang pelaku pria datang ke penjagaan Mapolsek Sunggal hendak mengurus surat kehilangan. Kemudian salah seorang prialangsung menyerang petugas jaga dengan sajam. Namun petugas berhasil melumpuhkannya dengan cara mengamankan sajam pelaku, membanting pelaku dan menguncinya. Kemudian petugas jaga Polsek lainnya membunyikan alarm, dan pria kedua berupaya merekam diri.
Mendengar alarm, petugas polsek lainnya yang ada di ruangan langsung menuju ke lokasi. Dan pelaku kedua berhasil dilumpuhkan dengan tembakan karena melawan petugas. Kemudian dilakukan penggeledahan terhadap para pelaku yang berhasil diamankan sajam dan barang bukti lainnya.
Penyerangan di Mapolsek Sunggal ini hanyal sebuah simulasi yang digelar Polsek Sunggal untuk meningkatkan kewaspadaan personil pada, Sabtu (19/5/2018). Kapolsek Sunggal Kompol Wira Prayatna turun langsung memimpin simulasi itu di Mapolsek Sunggal.
Pada simulasi yang diikuti para Kanit, Panit, dan personil Polsek Sunggal, Unit Binmas, Lantas, Reskrim, Intel, Sabhara, SPK, Kapolsek memberikan arahan dan membagi tugas masing-masing peserta simulasi.
Kapolsek dalam sambutanya menyatakan, giat dilakukan untuk menyikapi adanya peristiwa aksi teroris yg terjadi beberapa hari lalu di Mako Brimob, Polrestabes Surabaya , Polda Riau, dan di Surabaya.
"Kesiapan Mako /kantor harus dipersipakan dan kemampuan personil harus dilatih. Kami berusaha tidak ada korban lagi dari pihak kepolisian dan masyarakat apabila ada penyerangan ke kantor Polisi lagi," ujar Kompol Wira.
Kegiatan ini sambung Kompol Wira, akan terus rutin dilaksanakan, dan rencananya personil Polsek Sunggal akan latihan bersama dengan Koramil bahkan ke Yon Kavleri. (mtc/amr)