Jumat, 17 Juli 2026 WIB

Issu Difteri Membuat Pedagang Terompet Tahun Baru Bangkrut

- Senin, 01 Januari 2018 14:21 WIB
 Issu  Difteri Membuat Pedagang Terompet Tahun Baru Bangkrut
Matatelinga
Pak Sumarno pedagang terompet tahun baru bangkrut akibat issu Difteri.
MATATELINGA, Asahan: Issu wabah dan penyakit difteri yang santer di beritakan oleh media , membuat para pedagang terompet tahun baru mengalami kebangkrutan dan harus menanggug kerugian yang tidak sedikit, Minggu (31/12/2017)



Keterangan Pak Sumarno (54) warga Sidodadi Asahan salah satu pedagang terompet tahun baru yang menggelar dagangannya sejak H-4 tahun baru kepada Matatelinga.com Senin (1/1/2018) dini hari mengatakan penjualan terompet hingga akhir malam tahun baru 2017 ini, tidak sebanding dengan modal yang telah saya keluarkan , ujarnya.

Sumarno juga mengatakan semua barang dagangan berupa terompet ini,saya  beli dari kota Medan dan bila tidak laku yang tidak dapat dikembalikan lagi, penjualan terompet tahun baru kali ini sudah sangat jauh menurun, sejak seminggu lalu saya sudah menggelar dagangan ini,namun hingga akhir malam tahun baru  berakhir, barang dagangan yang saya jual tidak sampai separohnya.



Menurut kabar yang saya peroleh , warga masyarakat yang hendak menyambut tahun baru ini enggan membeli terompet tahun baru, dikarenakan adanya issu wabah dan penyakit difteri yang dapat tertular salah satunya dari terompet ini, pasalnya setiap calon pembeli terompet ini khan mencoba, berawal dari inilah kebangkrutan itu saya alami, dan sisa barang jualan yang masih banyak ini, entah kemana nanti saya jualnya, yang jelas akibat issu wabah dan penyakit Difteri ini saya mengalami kebangkrutan yang tidak sedikit, pungkasnya.

(Mtc/Ben)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru