Matatelinga - Medan, Pelaksana Tugas Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi membagi-bagikan brosur yang berisikan tentang cara menghindasi penyakit kanker yang ditempelin bunga anggreka kepada para pengendara kenderaan bermotor di traffic light persimpangan Jalan Raden Saleh dan Jalan Balai Kota Medan, persisnya depan Merdeka Walk, Selasa (5/2/2014).
Pembagian brosur ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia. Saat membagikan brosur, Eldin turut didampingi Kadis Kesehatan Kota Medan drg Usma Polita, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan Hana Lore Simanjuntak, Koordinator YSKI drg Anita serta insan kesehatan yang peduli dengan penyakit kanker.
Para pengendara kenderaan bermotor, baik roda dua dan empat tampak terkejut saat didatangi Eldin. Rasa terkejut mereka sontak hilang setelah mantan Sekda Kota Medan itu menyalami mereka dan memberikan brosur. Setelah itu sambil tersenyum, Eldin pun menjelaskan jika pembagian brosur dilakukan untuk memperingati Hari Kanker Sedunia.
Eldin berharap melalui pembagian brosur ini, masyarakat dapat mengetahui bagaimana cara yang harus dilakukan untuk menghindari kanker. Selain itu juga dapat mengetahui bagaimana upaya yang harus dilakukan untuk mendeteksi kanker sejak dini, sekaligus mengingatkan untuk senantiasa rajin melakukan pemeriksaan.
Meski dibagikan di traffic light namun arus lalu lintas tidak terganggu. Sebab, pembagian dilakukan pada saat traffic light bewarna merah. Begitu hendak berganti warna orange, Eldin maupun insan kesehatan yang turut membagikan brosur langsung kembali ke tepi jalan. Hal itu dilakukan berulangkali sampai brosur yang ada habisn terbagi.
Usai membagikan brosur, Pelaksana Tugas Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi mengatakan peringatan Hari Kanker Sedunia ini dapat dijadikan sebagai momen untuk peringatan diri kepada masyarakat supaya tanggap terhadap penyakit kanker dengan cara selalu senantiasa melakukan pemeriksaan secara dini.
“Apapun yang dikeluhkan, harus cepat diperiksakan baik di puskemas maupun rumah sakit yang terdekat. Untuk seluruh puskesmas, pemeriksaan yang dilakukan gratis. Dengan demikian penanganannya cepat dilakukan. Selain itu dengan pemeriksaan yang dilakukan, bisa jadi keluhan yang dialami itu ternyata bukan kanker. Untuk itu rajinlah memeriksakan diri,” kata Eldin.
Menurut Eldin, jumlah warga Kota Medn yang menderita kanker masih sedikit. Meski demikian tidak bisa dianggap enteng. Karena itulah dia berharap agar warga rajin memeriksakan diri agar terhindar dari penyakit tersebut. “Saya minta warga tidak anggap enteng dan membiarkan begitu saja keluhan-keluhan seperti gejala kanker yang ada dalam tubuh,” ujarnya mengingatkan.
Bagi warga kurang mampu yang terjangkit kanker, Eldin mengungkapkan Pemko Medan telah siap mengantisipasinya melalui BPJS maupun Medan Sehat. “Insya Allah semua tertampung bagi warga kurang mampu untuk anggaran-anggaran seperti itu. Selain itu puskesmas yang ada pun siap melayani,” ungkapnya.
Sementara itu Kadis Kesehatan Kota Medan drgh Usma Pulita mengatakan, pihaknya melalui seluruh puskesmas yang ada terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait cara menghindari maupun deteksi dini yang harus dilakukan guna mencegah terjangkit kanker, baik itu kanker payudara maupun kanker serviks.
Dijelaskan Usma, puskesmas di Kota Medan merupakan puskesmas perkotaan yang mempunyai program unggulan. “Khusus untuk pemeriksaan kanker serviks, bisa dilakukan di puskesmas bestasi, contohnya puskesmas yang ada di Petisah. Bagi warga tidak mampu, pemeriksaan tidak dipungut biaya dan dimasukakn dalam program BPJS dan Medan Sehat yang saat ini sedang transisi untuk bergabung dengan BPJS,” papar Usma.
(Hendra/Adm)