Selasa, 14 Juli 2026 WIB

PP GMKI Nyatakan Siap Kawal Perppu Ormas

- Jumat, 04 Agustus 2017 09:57 WIB
PP GMKI Nyatakan Siap Kawal Perppu Ormas
Mtc/ist
MATATELINGA, Medan: Beberapa hari yang lalu PP GMKI diterima beraudiensi dengan Presiden di Istana Negara. Kehadiran PP GMKI di Istana Negara merupakan salah satu bentuk keprihatinan mahasiswa dan wujud kontribusi anak bangsa bagi negara.



"Salah satu poin penting yang kita coba sampaikan pada Presiden adalah terkait penegakan dan penanaman nilai-nilai Pancasila," kata Sahat Sinurat, Ketua Umum GMKI, kemarin. Sejauh ini GMKI mengapresiasi ketegasan Presiden dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, tersusun pada pengamalannya dalam organisasi masyarakat dan mahasiswa.

"Dalam hal ini kita mendukung penuh pemerintahan demi menjaga dan meneguhkan Pancasila dan UUD 1945 sebagai asas bagi organisasi masyarakat (Ormas)," ucap Sahat Sinurat. Namun demikian, menurut Swangro Lumbanbatu, perlu diwaspadai dan yang menjadi sorotan jangan sampai upaya pemerintah ini disalahpahami dan disalahgunakan oleh jajaran pemerintahan di daerah atau pun kelompok masyarakat tertentu.

Misalnya dengan kemudian meminta dibubarkannya ormas yang belum terbukti bertentangan dengan Pancasila seperti yang dikabarkan media akhir-akhir ini. Perppu yang dikeluarkan pemerintah harus digunakan dengan bijaksana dan demi kepentingan bangsa bukan kelompok tertentu apalagi dijadikan kepentingan politik.

"Kemarin, kami (Pengurus GMKI) saat diterima oleh Presiden Jokowi di Istana. Beliau (Bapak Presiden) terus terang menyatakan bahwa penerbitan Perppu 2/2017 demi kepentingan bangsa dan negara," ujarnya.

"Ada yang mengatakan saya otoriter, tapi ini soal menjaga kehidupan masyarakat berdasarkan Pancasila, saya siap akan resikonya, tapi sejauh ini tidak ada gejolak dan penyalahgunaan Perppu seperti yang dikuatirkan beberapa orang dan lembaga," kata Presiden.

"Ada baiknya dibaca dahulu, sebelum menghakimi sesuatu hal ada baiknya melihat tujuannya dahulu dan beberapa respon yang bersifat Kontra juga mengatakan keputusan Pak Presiden terlalu berbahaya. Banyak kawan-kawan mahasiswa juga , sedikit digosok saja di media sosial sudah panas, ikut-ikutan mencela menyatakan tidak suka tanpa landasan berpikir yang jelas," ujar Swangro.



Namun demikian PP GMKI turut mengawal dan berharap atas diterbitnya Perppu No. 2/2017 digunakan dengan bijaksana. Selain itu perlu dilakukan upaya-upaya lainnya. Misalnya dengan membenahi pendidikan yang belakangan terakhir dikabari sudah dimasuki Ormas yang menyimpang Pancasila di dunia kampus.

"Kami menyampaikan kepada Bapak Presiden  bahwa GMKI dan berbagai organisasi kemahasiswaan lainnya adalah mitra strategis pemerintah dalam membina mahasiswa-mahasiswi agar menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dan Pancasila, serta mempersiapkan para mahasiswa ini untuk memiliki kompetensi yang unggul, kemandirian berpikir, dan daya saing di tingkat nasional, bahkan internasional," pungkas Swangro.

(Mtc/rel)

Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru