Minggu, 26 April 2026 WIB

Bupati Memberikan SK CPNS Pada 205 Orang Bidan

- Rabu, 05 Juli 2017 19:00 WIB
Bupati Memberikan SK CPNS Pada 205 Orang Bidan
Matatelinga.com
MATATELINGA, Tobasa: Bupati Tobasa Ir Darwin Siagian memberikan secara langsung SK CPNS kepada 205 (dua ratus lima) orang bidan dan 12 (dua belas) orang penyuluh pertanian pada Selasa 4/7/17 di aula kantor Camat Habinsaran.

Penyerahan langsung ini dilakukan untuk membuktikan kepada rakyat Tobasa bahwa penerimaan CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) tidak seperti sebelumnya. Kali ini setiap orang yang akan menjadi PNS tidak perlu memberikan imbalan uang ataupun sogok-menyogok. Penyerahan langsung menurut bupati membuktikan bahwa komitmen untuk membangun Tobasa sewaktu berkampanye akan terus dilaksanakan.

Dihadapan masyarakat, Darwin Siagian menyerahkan langsung SK CPNS kepada 205 bidan PTT (Pegawai Tidak Tetap) kementerian kesehatan  dan 12  orang Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian Kementerian Pertanian (THL-TB). Penyerahan yang di dampingi langsung oleh Kepala Dinas BKD Kasten Panjaitan, Kepala Dinas Kesehatan Frida Sinaga, Kepala Dinas Pendidikan Parlinggoman Panjaitan, Ketua DPRD Ir Boyke Pasaribu, Wakil Ketua DPRD Asmadi Lubis dan beberapa Tokoh Masyarakat Habornas.

Sebelumnya dinas kesehatan melakukan seleksi terhadap  239 bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT). Diantara seleksi tersebut termasuk batas umur maksimal seorang pegawai negeri sipil 35 (tiga puluh lima) tahun. Terdapat 35 bidan yang sudah melewati batas umur sehingga mereka tetap menjadi bidan PTT.

Bidan yang lulus ujian seleksi penerimaan calon  pegawai negeri sipil tersebut akhirnya bisa bernafas lega. Peserta yang dinyatakan lulus seleksi program pegawai tidak tetap dan hasil kompetensi dasar kementerian kesehatan di lingkungan pemerintah kabupaten Tobasa sebanyak 205 orang. Melalui surat menteri pendayagunaan aparatur Negara dan reformasi birokrasi nomor: R/36/S.SM. 01.00/2017 tentang penyampaian penetapan kebutuhan PNS program pegawai tidak tetapndan hasil kompetentisi dasar kementerian kesehatan.

Salah seorang bidan yang menyampaikan rasa terimakasihnya kepada bupati, dengan rasa haru dan mengucurkan air mata, beliau bersyukur telah diangkat menjadi CPNS tanpa mengeluarkan uang. Beliau juga meceritakan perjuangan yang panjang agar mereka diangkat menjadi pegawai negeri sipil. Tak tanggung-tanggung, melakukan aksi demontrasi ke Jakartapun dilakukan agar hati para pejabat bisa terbuka melihat perjuangan bidan yang berada dipelosok.

Rata-rata bidan yang mengabdi sekitar 3-12 tahun. Banyak bidan yang bekerja di daerah terpencil untuk menolong orang sakit serta memberikan penyuluhan. Namun semua perjuangan telah membuahkan hasil. Perjuangan tidak sia-sia telah menghantarkan mereka menjadi CPNS. Walaupun mereka tidak menerima gaji lagi sekitar 5 bulan yang lalu hingga mereka mendapatkan SK CPNS nya, mereka tidak kecewa. Mereka tetap semangat dan akan bekerja seperti biasa melayani masyarakat.

(Mtc/Pintor)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru