MATATELINGA, Medan: Jauh jauh hari sebelumnya kapolsek Medan Sunggal sudah mengantisipasi dengan gangguan Kamtibmas diwilayah hukumnya dengan menempatkan personil yang dianggap rawa, sesuai arahan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Drs Sandi Nugroho.
Dengan terjadinya penyerangan terhadap Markas Kepolsian Daerah Sumatera Utara (Mapolda-Sumut) yang menewaskan seorang personel satuan Pelayanan Masyarakat (Yanma) Polda-Sumut, Polsek Medan Sunggal lebih memperketat penjagaan dan pengawasan dilapangan, behitu juga razia razia diperbatasan. Hal tersebut yang dilakukan Polsek Sunggal dalam memperketat penjagaan di markasnya guna mengantisipasi aksi teror.
Kapolsek Medan Sunggal Kompol Daniel Marunduri S.IK pada Matatelinga.com, Senin (26/6/2017) "Dari kemarin penjagaan di Mapolsek sudah diperketat untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, diantaranya pos pengamanan Lebaran di beberapa titik, perbatasan dan razia rutian dilakukan".
Selain itu, kita juga diperbantuklan pasukan Brimob sejak kemarin, akunya.
Berita sebelumnya, aksi teror terjadi di Mapolda Sumut pada Minggu dinihari,mengakibatkan seorang personel Yanma, Martuah Sigalingging meninggal dunia akibat tikaman pisau. Sedangkan satu dari dua pelaku terpaksa ditembak mati oleh personel Brimob.