Selasa, 28 April 2026 WIB

Walhi Sumut Desak Atraksi Lumba-lumba Dihentikan

- Sabtu, 24 Juni 2017 05:39 WIB
Walhi Sumut Desak Atraksi Lumba-lumba Dihentikan
Mtc/ist
MATATELINGA, Medan: Atraksi lumba-lumba adalah bentuk eksploitasi yang menyiksa lumba-lumba. Untuk itu Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumut mendesak agar atraksi lumba-lumba yang berlangsung di Gelanggang Remaja Jalan Sutomo Medan, segera dihentikan.



"Kita tertawa lihat atraksi (lumba-lumba) itu, tapi hewa tersebut tersiksa," tegas Direktur Walhi Sumut, Dana Tarigan, Jumat (23/6/2017).

Dikatakannya, kehadiran lumba-lumba di kolam atraksi diawali dengan cara-cara yang menyiksa. Dari mulai ditangkap dari habitatnya di laut. Belum lagi waktu melatihnya itu sangat menyiksa bagi lumba-lumba. Cara memindahkan lumba-lumba itu saja ke kolam mereka belum punya cara yang baik.

Atraksi lumba-lumba di Medan ini merupakan kali ke sekian selama beberapa tahun terakhir. Meski begitu, tidak ada aksi penolakan masif untuk menghentikan atraksi lumba-lumba ini di Medan.

Pemko Medan bekerjasama dengan PT WSI asal Kendal, Jawa Tengah menggelar pertunjukan atraksi lumba-lumba dan aneka satwa di GOR Sutomo 23 Juni-6 Agustus. Ada dua ekor lumba-lumba yang jadi pertunjukan. Pembukaan diresmikan oleh Direktur PD Pembangunan Kota Medan Putrama Alkhairi.



Atraksi lumba-lumba di negara-negara maju dilarang karena merupakan bentuk eksploitasi terhadap mamalia cerdas itu.

(Mtc/tim) 
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru