Matatelinga.com, Dua bandit jalanan yang berlindung di organisasi kepemudaan berinisial MS ,20, warga Jalan Aksara, Simpang sejati dan rekannya JS ,32, warga Jalan Trikora, tak berkutik
saat ditangkap petugas Sat Sabhara Polresta Medan, Rabu (20/4/2016)
malam.
Dua bandit ini ditangkap lantaran memaki polisi yang sedang
melakukan razia di kawasan Mandala. Saat itu keduanya melintas dengan sepeda
motor trail tanpa plat, entah apa maksudnya pelaku memaki polisi yang melakukan
penyisiran .
“Saat itu anggota sedang melakukan penyisiran terhadap
bandit yang kerap meresahkan masyarakat di lokasi. Bersamaan keduanya melintas
dengan sepda motor trail berwarna hitam,” ungka Kepala Satuan (Kasat) Sabhara
Polresta Medan, Kompol Siswandi.
Awalnya tidak menggubris makian keduanya. “Setelah memaki
petugas keduanya langsung pergi, namun anggota belum mengejar. Saat anggota
akan kembali ke mako setelah melakukan razia, keduany tampak di persimpangan
Jalan Trikora, disana pelaku langsung kita amankan,” kata dia.
Dari tangan kedua bandit ini dtemukan uang tunai sebesar Rp
320 ribu diduga uang hasil perasan. “Saat kita geledah didapati uang tunai dari
saku pelaku, kuat dugaan itu uang perasan,” ungkap Siswandi lagi.
Lanjut dikatakan Siswandi, peggrebekan bandit jalanan yang
dilakukan kemarin merupakan tindak lanjut dari pesan singkat yang dilayangkan
masyarakat ke call center Sat Sabhara Polresta Medan. “Berawal dari pesan
singkat yang kita terima kalau dilokasi rawan bandit yang meresahkan,”
tuturnya.
Sementara itu kedua pelaku mengaku kalau saat itu ia hednak
membeli cat,”Tadinya kami mau beli cat untuk cat plang OKP tapi malah
ditangkap, aku calon ketua ranting di Jalan Trikora bang,” aku Jefri .
(Mtc)