Matatelinga.com, Guna mengatasi banjir yang selalu terjadi di Jalan Amal Medan Sunggal, Dinas Bina Marga Kota Medan membangun drainase skunder sepanjang lebih kurang 800 meter. Drainase ini berfungsi untuk memapung debit air hujan dan dialirkan menuju Sungai Belawan.
Selama ini terutama ketika hujan deras turun, banjir acap kali menerpa kawasan Jalan Amal dan ketinggian air mencapai 50 cm lebih, terutama di halaman kantor BKN, Balai Diklat Kementerian Agama, SMP Negeri 9 maupun pemukiman warga.
“Karenanya proyek drainase ini diharapkan jadi jalan keluar untuk mengatasi banjir di kawasan Jalan Amal dan sekitarnya,” kata Kadis Bina Marga Medan, Khairul Syahnan, Selasa (29/12/2015).
Didampingi Pengawas Lapangan Subroto, Syahnan menjelaskan, drainase dibangun menuju Sungai Belawan karena posisinya yang lebih rendah, ketimbang jika menuju Sungai Bederah lantaran posisinya juga tidak begitu jauh tapi lebih tinggi.
Proyek dibangun dengan subdraine atau saluran bawah tanah tertutup agar tidak mengganggu arus lalu lintas maupun utilitas lainnya, sebab proyek berdekatan dengan akses menuju Terminal Terpadu Pinang Baris dan fasilitas penting lainnya.
Ditargetkan pada Tahun Anggaran 2015 ini dapat diselesaikan. “Ya kalaupun harus sampai Januari 2016, maka kita akan patuhi sesuai Keppres yang telah ditentukan,” ungkap Syahnan.
Proyek ini, ungkapnya merupakan program prioritas Pemko Medan untuk mengatasi persoalan genangan air yang terjadi di Medan, terutama ketika musim penghujan.Dijelaskan Syahnan, penyebab banjir di Jalan Amal akibat dari Sungai Bederah yang mengalami penyempitan dan ada gorong-gorong di bawah rel kereta api di Jalan Kapten Sumarsono yang terlalu kecil.
Akan tetapi, kata Khairul Syahnan, Dinas Bina Marga tidak dapat berbuat banyak, karena pengelolaan Sungai Bederah di bawah Balai Wilayah Sungai. “Karena itu kami mencari solusi untuk mengatasi banjir dengan membangun drainase skunder dan dialirkan ke Sungai Belawan,” jelasnya.
Beberapa warga Jalan Amal yang ditemui menyampaikan terima kasih kepada Pemko Medan khususnya Dinas bina Marga yang memahami kesulitan warga akibat daerahnya selalu tergenang air ketika hujan.
(Mtc/Hendra)