Matatelinga.com, Manto Manalu ,18, warga asal Dolok Sanggul, Kab Humbang Hasundutan yang tinggal di rumah bibinya di Jl Medan-Binjai Km 14, Gg Kenduri, Kec Sunggal dengan wajah memar-memar, mendatangi Polsek Sunggal, Senin (21/9) siang. Pasalnya Manto menjadi korban penganiayaan oleh Parlin sitanggang ,35. Warga Binjai.
Pengakuan korban di Polsek sunggal ” aku baru sebulan di rumah Bibik ku.aku Dari kampung maksudnya aku mau cari kerjaan di Medan. Pas saat kejadian, pelaku yang mengaku-ngaku preman di kawasan itu mau masuk ke rumah bibik ku. Kebetulan posisi rumah saat itu lagi sepi dan aku pun sedang duduk-duduk di teras rumah, ya wajar lah ku tegur dia. Namanya dia masuk sembarangan ke rumah orang," ujar Manto sembari mengaku kejadiannya, Sabtu (19/9/2015) kemarin sekitar pukul 23.00 WIB.
Karena kalah tenaga dan postur badan , korban tak bisa memberikan perlawanan. Akibatnya ia menjadi bulan-bulanan pelaku hingga mengeluarkan banyak darah dari mulutnya. "Keponakan ku ini langsung pingsan di tumbuk pelaku itu. Bahkan para tetangga yang mau memisahkan perkelahian itu pun ikut dihajar oleh pelaku. Beruntung lah keponakan ku ini tak sampai mati dihajarnya. Melihat si Manto ini sudah tergeletak di tanah, si pelaku itu pun langsung pergi. Memang dia terkenal beringas di kampung itu. Tapi aku sangat menyesalkan kejadian ini, kalau dia memang preman masak anak kecil yang dilawannya sementara dia sudah punya anak dan istri lagi," timpal A Br Simamora ,40, bibi korban sembari mengaku pada saat kejadian kebetulan ia sedang mengunjungi Pesta perkawinan.
Seakan tak memiliki rasa bersalah, selanjutnya pelaku pun pulang ke rumahnya. Sementara itu bibi korban yang mengetahui keponakannya dihajar sampai pingsan oleh pelaku langsung membawanya ke RS Bina Kasih, Sunggal untuk mendapatkan perawatan. "Sampai opname keponakan ku ini Ito. Bibir sama mukaknya itu habis dihajar pelaku. Makanya aku berharap semoga Petugas Kepolisian segera menangkapnya," tandasnya.
(Fit/Mt)