Matatelinga.com, Acara dialog
pencegahan radikalis terorisme di kalangan toga,tomas, todat dan budaya di prov
Sumut yang bertempat di Banquet Grand Kanaya hotel kota Medan Sabtu (15/8/2015)
sekitar pukul 10.00 Wib.
Dalam acara
tersebut dihadiri Plt Gubsu, Edi Sofyan
(Kakesbang polinmas), Asintel Kodam I/BB,Intelkom POLDA, FKPD Prov SU, dan FKPT
SUMUT.
Pantauan Matatelinga.com dilapangan, acara berlangsung pukul 10.00 WIB diawali dengan menyanyikan
lagu Indonesia raya dilanjutkan pembacaan doa serta masuk kata kata sambutan
bermula dari Kata sambutan Kakesbang polinmas, kata sambutan kepala BNPT yang
disampaikan oleh deputi I BNPT yg berisi "Keterlibatan para tokoh
multilateral di masy sangat berperan besar dalam menangkal paham radikal
terorisme ' .
Salah seorang pembicara dalam dialog tersebut menyebutkan, mencegah berkembangnya
radikalisme dengan beberapa cara yakni perbaiki
kurikulum pendidikan yaitu dengan menambahkan materi Bela negara dan bangsa
dalam suatu wadah khusus yang menyeluruh. ( penataran P4 dan sebagainya.
Selaian itu,
peran media sangat berpengaruh dalam penyebaran gelombang radikalisme dan
terorisme oleh karena itu , media harus dapat memberikan info yang baik dan
positif serta komit terhadap hal tersebut katanya.
Radikal dan
terorisme akan menjadi bumerang bagi bangsa dan NKRI. Kearifan lokal adalah
titipan Tuhan yang harus di budayakan dalam kehidupan agar tercipta kedamaian
dan kebersamaan yang harmonis dan langgeng.
Dialog ini
diselenggarakan untuk menjaga keharmonisan kehidupan untuk Indonesia baru da
lebih baik dan kerukunan terjalin dengan baik atas embrio pemikiran yang tercipta
di dalam dialog yang telah dilaksanakan saat ini.
Sementar itu,
FKPD dan FKPT Sumatera utara akan terus menyelenggarakan dialog yang serupa
secara terus menerus dan berkesinambungan untuk tetap menjaga keutuhan dan kedamaian
di wilayah Sumut.
(Mt/Roby)