Minggu, 26 April 2026 WIB
Penghinaan

Tak Senang Dimaki, Janda Dilempar Batu Bata Ke Arah Kepala Hingga Alami Pendarahan

Admin - Jumat, 22 Mei 2015 11:38 WIB
Tak Senang Dimaki, Janda Dilempar Batu Bata Ke Arah Kepala Hingga Alami Pendarahan
google
Ilustrasi

Matatelinga.com, Tak senang dengan makian kotor tetangganya, Dermawati boru Panjaitan (52) warga Jalan Kiwi, Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Sei Tuan, Sumatera Utara harus mengalami pendarahan di kepalanya.

Sebab, perempuan yang sudah lama menjanda itu membalas makian sang tetangga, Syaiful Simanjuntak (45). Tak hayal, balasan makian korban memicu kemarahan Syaiful yang geram dan melempar batu bata ke arah kepalanya.

Menurut pengakuan korban yang datang melapor ke Mapolsek Percut Sei Tuan, ditemani anaknya Berta, peristiwa berawal saat dirinya tengah duduk di teras rumah bersama kedua anaknya. Namun tanpa diduga, tiba-tiba saja tetangganya, Syaiful Simanjuntak, mengganggu ketenangan mereka bertiga dengan mengeluarkan kata-kata makian.

"Tiba-tiba dia bang datang di depan rumah kami seperti kesetanan. Dimakinya mama ku dengan mengeluarkan kata-kata kotor bang," ucap Berta di Polsek Percut Sei Tuan, Jumat (22/5/2015).

Menurutnya, Syaiful dikenal sebagai sosok yang suka ribut di daerah tempat tinggalnya. Bahkan banyak warga yang resah dengan tingkahnya yang suka membuat keributan tanpa diketahui jelas permasalahannya.

"Dia itu memang pecandu narkoba bang, tiba-tiba kumat dia suka cari ribut sama tetangga kalau enggak makai (narkoba) bang," tambah Berta sambil meneteskan air mata dan mengusap darah di kepala ibunya.

Merasa terusik, Berta pun kembali memaki-maki Syaiful hingga mengundang emosinya. Dengan ringan tangan Syaiful mengambil batu bata yang ada di depan rumah korban dan langsung melemparinya hingga mengenai kepala dan tangan kirinya.

"Sempat ku lawan dan mama juga memaki dia, akhirnya dilemparnya mama pakai batu bata sampai berdarah kepala sebelah kiri dan juga tangan sebelah kiri mamaku bengkak kena batu itu," ungkap Berta.

Kata Berta, sudah satu tahun mereka sekeluarga menempati rumah tersebut. Sejak itu pula pelaku sering mengganggu mereka. "Sudah setahun kami tinggal di situ, selalu saja dia mengganggu. Namun, baru kali inilah dia main lempar gitu, enggak pernah-pernah dia kayak gitu," sesal Berta.

Melihat hal tersebut, warga sekitar langsung mengejar pelaku yang berlari tak tahu entah kemana. Sementara itu, korban bersama anaknya langsung mendatangi Mapolsek Percut Sei Tuan. Sementara itu, janda enam anak itu berharap agar kepolisian secepatnya menangkap pelaku.

"Saya sudah lima tahun ditinggal pergi suami, enggak tahu lagi melihat pelaku ini. Saya berharap agar laporan saya ini secepatnya ditindaklanjut oleh polisi, agar tidak lagi mengganggu ketentraman dan ketenangan kami di tempat tinggal kami," harap Dermawati.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, AKP Luhut B. Sihombing, ketika dikonfirmasi membenarkan laporan korban dan akan segera diproses. "Laporan korban sudah kita terima dan segera kita proses," terang Luhut. Demikian dilansir laman okezone.com, Jumat (22/5/2015)

 

(Fit)

 

SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru