Sabtu, 26 September 2026 WIB

Hujan Deras Kembali Guyur Tapteng Polisi Evakuasi Warga Terdampak Bajir

Jason Gultom - Sabtu, 26 September 2026 23:12 WIB
Hujan Deras Kembali Guyur Tapteng Polisi Evakuasi Warga Terdampak Bajir
Ist
Evakuasi warga Tukka yang kembali terdampak bajir akibat hujan deras yang mengguyur daerah itu sejak sore hingga malam, Sabtu (26/9/2026).

MATATELINGA - Tapteng: Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) pada Sabtu (26/9/2026) sore hingga malam hari memicu luapan sungai dan banjir di sejumlah wilayah. Dampak paling signifikan melanda wilayah hukum Polsek Pandan, khususnya di Kecamatan Tukka dan Kecamatan Pandan.

Dampak cukup parah terjadi di Kelurahan Bonalumban, Kecamatan Tukka. Luapan Sungai Bonalumban akibat tanggul jebol menyebabkan banjir dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 50 sentimeter yang menggenangi permukiman warga di Lingkungan I, II, III, dan IV.

Menanggapi situasi tersebut, jajaran Polres Tapanuli Tengah bergerak cepat turun ke lokasi. Kapolsek Pandan Iptu Zul Efendi bersama Kasat Samapta AKP Dorpis Sitompul, didampingi personel Bhabinkamtibmas dan Sat Samapta Polres Tapteng, meninjau langsung lokasi bencana di Bona Lumban Lingkungan III untuk memantau dampak kerusakan serta memastikan keselamatan warga.

Selain di Bonalumban, genangan air dan peningkatan debit sungai juga terjadi di beberapa titik wilayah hukum Polsek Pandan, seperti di Kecamatan Tukka, Kelurahan Hutanabolon turut dengan ketinggian air berkisar antara 10 hingga 30 sentimeter di Lingkungan I dan II. Demikian juga di Kecamatan Pandan terjadi peningkatan debit air Sungai Sibuluan yang melintasi Kelurahan Sibuluan Nauli.

Baca Juga:

Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Muhammad Alan Haikel, menyampaikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi erat dengan pihak kecamatan, BPBD Pemkab Tapteng, dan Pos Basarnas Sibolga-Tapteng untuk penanganan pascabencana. Personel siaga bencana alam juga disiagakan di Polres Tapanuli Tengah untuk mengantisipasi potensi bahaya susulan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta segera mencari lokasi yang aman untuk mengungsi sementara apabila curah hujan kembali meningkat," imbau Kapolres.

Setelah hujan mulai redah sekira pukul 21.30 WIB, luapan air mulai surut. Warga sudah mulai kembali ke rumah masing-masing untuk melakukan pembersihan. Kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, dan akses jalan utama yang sempat tergenang kini sudah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan. (Jas)

Baca Juga:

Editor
: Admin
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Luapan Sunga, Membuat Sektor Pertanian dan rRmah Warga Wilayah Dua Koto "Menyedihkan"
Syaiful Ramadhan Dorong Pemko Medan Segera Siapkan Program Pengendalian Banjir
Amos Simanjuntak Nilai Wacana Pemakzulan Bupati Tapteng Tak Tepat di Tengah Bencana, Kepentingan Masyarakat Perlu Diutamakan
Zulkarnaen SKM Tangani Masalah Banjir di Jalan Letda Sudjono, Bobby Apresiasi
Di Tapteng Wapres Gibran Tinjau Gereja GKPI Hutanabolon: Pemerintah Siap Membantu
Ribuan Orang di Nepal dinyatakan Hilang
 
Komentar
 
Berita Terbaru