Rabu, 23 September 2026 WIB

Geofest ke-7 di Danau Toba, Sumut Perluas Kerja Sama Internasional Antar-Geopark

James Pardede - Selasa, 23 Juni 2026 16:30 WIB
Geofest ke-7 di Danau Toba, Sumut Perluas Kerja Sama Internasional Antar-Geopark
Matatelinga/Istimewa
Temu Pers bersama Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumut dan Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark (Geopark Kaldera Toba) Kegiatan ini difasilitasi Dinas Kominfo Sumut yang berlangsung di Lobby Dekranasda Lantai 1 Kantor Guber

MATATELINGA - Medan : Danau Toba terpilih menjadi tuan rumah Geotourism Festival and International Conference (Geofest) ke-7. Ajang internasional ini menjadi momentum bagi Toba Caldera UNESCO Global Geopark (UGGp) untuk memperluas jaringan dan memperkuat kerja sama dengan berbagai geopark dari sejumlah negara.

Penguatan jaringan tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan kunjungan wisata serta meningkatkan posisi Kaldera Toba dalam jaringan geopark dunia. Melalui kolaborasi ini, Kaldera Toba berpeluang masuk ke dalam paket perjalanan geopark kawasan Asia Pasifik.

"Kita akan memperkuat kerja sama dengan geopark lainnya, misalnya Geopark Lenggong, Langkawi, geopark di Thailand, Filipina dan lainnya. Kerja samanya akan dicanangkan pada saat Geofest ke-7," kata General Manager (GM) Toba Caldera UNESCO Global Geopark Azizul Kholis saat konferensi pers di Kantor Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Selasa (23/6/2026).

Baca Juga:
Puncak Geofest ke-7 akan berlangsung pada 1-5 Juli 2026 di tiga kabupaten kawasan Danau Toba, yakni Simalungun, Samosir, dan Karo. Berbagai agenda telah disiapkan, mulai dari penandatanganan kerja sama antar-UGGp, seminar penguatan tata kelola geopark, peresmian geosite baru, hingga forum ilmiah internasional.

"Event ini cukup panjang. Sebelumnya pra-event dilakukan di Raja Ampat dan dilanjutkan dengan main event, di mana kita sebagai tuan rumahnya. Kemudian post event di Lenggong. Kita tentu akan memanfaatkan ini semaksimal mungkin untuk membuat Kaldera Toba semakin terkenal di dunia," ujar Azizul.

Pada kesempatan tersebut, Toba Caldera UNESCO Global Geopark juga akan menetapkan sedikitnya 40 geosite baru. Penambahan geosite ini diharapkan dapat memperkaya pilihan destinasi bagi wisatawan sekaligus memperpanjang lama kunjungan mereka di kawasan Danau Toba.

"Kita akan tambah Geosite Kaldera Toba 40 lagi, jadi pengunjung punya pilihan yang lebih banyak dan juga akan menambah waktu kunjungan," katanya.

Baca Juga:
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Sumut, Adryanta Putra Ginting, mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut akan memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Geofest ke-7.

Menurutnya, kegiatan berskala internasional tersebut berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian masyarakat lokal, peningkatan kunjungan wisatawan, serta penguatan citra Danau Toba di tingkat global.

"Kita akan berikan dukungan penuh apalagi ini skalanya sudah internasional. Mudah-mudahan akan mendorong perekonomian lokal, jumlah kunjungan dan juga popularitas Danau Toba di dunia," kata Adryanta.

Baca Juga:

Editor
: Admin
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Sumut Siapkan Rumah Sakit Bertaraf Internasional, PT Dhirga Surya dan Murni Teguh Teken MoU
Bobby Nasution Ajak FORKAPPSI Perkuat Kerja Sama Antarprovinsi, Jaga Ketersediaan Pangan dan Kendalikan Inflasi
Pemprov Sumut Gelontorkan Rp1,1 Triliun untuk Percepat Program Hasil Terbaik Cepat
Pemprov Sumut dan Pemko Tanjungbalai Perkuat Sinergi Jaga Pintu Masuk Darat-Laut dari Ancaman Narkoba
Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Pemprov Sumut Perkuat Sistem Pengelolaan Pengaduan Masyarakat
Rp158 Miliar Digelontorkan, Jalan Aek Nabara–Negeri Lama–Tj Sarang Mulai Diperbaiki Tahun Ini
 
Komentar
 
Berita Terbaru