Minggu, 01 Februari 2026 WIB

Bongkar Ikan Busuk di Gabion Belawan, Dua ABK Tewas Mengenaskan

Rompas - Senin, 26 Januari 2026 10:43 WIB
Bongkar Ikan Busuk di Gabion Belawan, Dua ABK Tewas Mengenaskan
Kedua ABK kapal ikan yang tewas diletakkan diatas dek kapal.

MATATELINGA, Belawan:Dua ABK kapal ditemukan tewas pasca membongkar muatanikan busuk di dalam palka di Gabion Belawan, Senin (26/01/2026).

Baca Juga:

Menurut berbagai keterangan di Pelabuhan Perikanan Samudra Gabion Belawan, Kedua ABK (Anak Buah Kapal ) tersebut tewas di dalam palka kapal ikan KM Super ll GT 30 di tempat mereka berkerja di Gudang Pasific miliknya Ahang.

Oleh rekan rekan korban sesama ABK Kapal,kedua orang yang tewas tersebut langsung dikeluarkan dari dalam palka.

Saat kedua korban diletakkan diatas palka,terlihat dari mulut keduanya mengeluarkan busa berwarna putih dan darah.

Atas kejadian tersebut rekan korban langsung melaporkan kejadian kepetugas Polres Pelabuhan Belawan.Tim dari Polres Pelabuhan Belawan yang tiba langsung mengecek di TKP.

Pemilik Gudang Ahang saat dikonfirmasi tidak bersedia menjawab pertanyaan wartawan, bungkam dan menutupi nama nama korban kejadian yang menimpa kedua orang pekerjanya.

Sementara itu Udin, salah seorang pekerja didalam Gudang, membenarkan peristiwa naas kemarin.

Masih keterangan Udin,mereka bekerja membongkar ikan busuk didalam palka kapal ikan tanpa menggunakan alat pelindung Lafjaket dan masker. Saat itu diduga kedua orang tersebut menghirup racun dari ikan busuk. Diketahui ikan busuk tersebut mengandung racun yang sangat membahayakan dan bisa membuat pekerja meninggal dunia.

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Abdul Rahman Siap Nahkodai DPD Golkar Sumut
Buka Konferensi V PWI Madina, Bupati Kenang Kedekatan dengan Wartawan
Satu Dekade Shopee, Batik Kanthil Sukses Tingkatkan Pesanan 50 Kali Lipat
Ketua Dekranasda Kabupaten Asahan Ikuti Rakerda Digubernuran
Event Nasional dan Internasional Dongkrak Kunjungan Wisatawan ke Sumut
Reforma Agraria Menurut Johan Merdeka: "Tanah Bukan Sekadar Lahan, Tapi Hak Hidup Rakyat
 
Komentar
 
Berita Terbaru