Rabu, 29 April 2026 WIB

Organisasi Profesi Dokter Gigi Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera

James Pardede - Selasa, 30 Desember 2025 10:30 WIB
Organisasi Profesi Dokter Gigi Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera
Matatelinga/Istimewa
Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) bersama sejumlah organisasi profesi dokter gigi menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana

MATATELINGA, Tapanuli : Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) bersama sejumlah organisasi profesi dokter gigi menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana banjir bandang di wilayah Sumatera dan Aceh. Bantuan tersebut disalurkan secara bertahap kini fokus utama pada kelompok rentan, khususnya anak-anak dan ibu-ibu.

Hal itu disampaikan drg. Firdaus Batubara, perwakilan organisasi dokter gigi sekaligus anggota PDGI Cabang Tapanuli Selatan, dalam program Bincang Tipis-Tipis di kanal Erman Tale Daulay.

Firdaus menjelaskan, gerakan kemanusiaan ini berawal dari inisiatif PDGI di daerah, yang kemudian mendapat respons cepat dari Pengurus Besar PDGI dan Pengurus Wilayah PDGI Sumatera Utara. Meski tidak bertindak sebagai pemecah masalah utama persoalan bencana, para dokter gigi berupaya mengambil peran kecil untuk meringankan beban masyarakat.

"Kami sering menyampaikan bahwa yang kami lakukan adalah memberi sedikit kebahagiaan. Tidak mungkin satu pihak menjadi solusi atas bencana sebesar ini, tapi jika banyak organisasi berkontribusi sedikit demi sedikit, beban masyarakat tentu bisa berkurang," ujar Firdaus.

Baca Juga:
Dalam perjalanannya, bantuan tidak hanya berasal dari PB PDGI, Pengwil PB PDGI tetapi juga melibatkan organisasi profesi lain seperti Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia, IKORTI, PABMI , serta Ikatan Dokter Gigi Anak Indonesia (IDGAI). Sinergi lintas organisasi ini memperluas jangkauan bantuan hingga ke Tapanuli Tengah dan Sibolga.

Pada tahap awal tanggap darurat, tim dokter gigi menyalurkan bantuan Sembako ke sejumlah titik pengungsian, seperti di kawasan Sipirok, Angkola Julu, serta daerah pengungsian di Aek Ngadil, Huta Godang dan Garoga. Seiring waktu, tim mulai melakukan pendataan agar bantuan lebih tepat sasaran.

"Setelah kebutuhan makanan relatif tercukupi, kami melihat kebutuhan anak-anak, terutama yang akan kembali ke sekolah. Maka bantuan diarahkan ke perlengkapan sekolah, pakaian, susu anak, madu untuk stamina, serta kain untuk ibu-ibu," jelasnya.

Dalam satu tahap penyaluran, tim mendistribusikan sekitar 200 paket bantuan ke tiga wilayah berbeda, dengan sistem pendataan jumlah kepala keluarga agar pembagian lebih merata. Selain itu, bantuan tambahan juga datang dari berbagai daerah, termasuk Jakarta, Makassar, dan Pekanbaru.

Bantuan dari Makassar antara lain berupa sikat gigi, pasta gigi, sabun, shampo, dan perlengkapan kebersihan diri, yang saat ini tengah dalam proses pengiriman ke Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah.

Terkait aspek kesehatan, Firdaus menyebutkan bahwa di sejumlah lokasi telah tersedia Posko kesehatan. Meski tidak membuka layanan kesehatan gigi khusus, para dokter gigi tetap bersinergi dengan tenaga kesehatan dan pemerintah daerah.

Rencananya, Pengurus Besar PDGI dan Pengurus Wilayah PDGI Sumut dijadwalkan turun langsung ke wilayah Tapanuli pada tanggal 9 Januari untuk melihat langsung kondisi lapangan dan kebutuhan lanjutan.

Menariknya, seluruh penyaluran bantuan dilakukan dengan koordinasi bersama pemerintah daerah setempat.

"Kami tidak berjalan sendiri atau berhadap-hadapan dengan pemerintah. Kami selalu berkomunikasi dengan pemerintah daerah sebelum menyalurkan bantuan, agar tepat sasaran dan tidak tumpang tindih," tegasnya.

Dari dialog dengan masyarakat terdampak, aspirasi utama yang disampaikan adalah percepatan pembangunan hunian tetap bagi warga yang kehilangan rumah. Pemerintah daerah sendiri telah memulai langkah awal pembangunan tersebut.

Firdaus berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk membantu masyarakat terdampak bencana, terutama anak-anak yang menurutnya menjadi kelompok paling terdampak secara psikologis.

"Mudah-mudahan semakin banyak relawan yang hadir untuk berbagi kebahagiaan dan membantu masyarakat agar bisa bangkit dan kembali beraktivitas," pungkasnya.

Halaman:
Editor
: Admin
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Polsatwa K-9 Polda Sumut Hadirkan Trauma Healing untuk Anak Korban Banjir di Batang Toru
TNI Percepat Pemulihan Pascabencana, Jembatan Bailey Matang Bangka Rampung 100%
Refleksi Akhir Tahun 2025, Karena Kita Tak Pernah Selesai Belajar Dari Bencana ke Bencana
Ketua DPRD Medan Lepas Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang
Sebanyak 648 Unit Huntap Sudah Groundbreaking Pascabanjir dan Longsor di Sumut
Tak Kenal Lelah, Polda Sumut Terus Bantu Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir di Batang Toru
 
Komentar
 
Berita Terbaru