MATATELINGA, Toba:Ricardo Hutajulu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan OlahragaKabupaten Toba menyoroti pengaruh era digital bagi pelajar karena sangat gampang diperoleh. Menurutnya, pengaruh tersebut seharusnya dimanfaatkan untuk pembentukan karakter yang baik dan bukan menjadi pengaruh negatif bagi pelajar.
Hal ini dikatakan Ricardo Hutajulu saat merayakan Hari Guru Nasional yang ke 80 di halaman Gereja HKBP Nomensen Kecamatan Sigumpar, Senin (1/12/2025).
Baca Juga:
Menyoroti kemajuan jaman era digital, Ricardo Hutajulu mengatakan bahwa kemajuan tekhnologi bisa menjadi ancaman bagi para pelajar dengan mempengaruhi karakter ke hal yang negatif karena semua hal positif dan negatif tersedia di ponsel.
"Era digital menjadi ancaman bagi pelajar. Guru harus bisa menjadi pembentuk karakter dan memanfaatkan teknologi sebagai alat bukan sebagai beban. Tekhnologi menjadi penguat dan bukan menjadi perusak bagi generasi bangsa," kata Ricardo Hutajulu saat memberikan tanggapan kepada awak media.
Baca Juga:
Untuk mencegah pengaruh negatif, Ricardo Hutajulu akan membuat beberapa kegiatan seperti mengadakan pelatihan dan memotivasi guru agar menjadi inovatif dan kreatif dalam mencerdaskan anak Toba dan bangsa Indonesia. Guru diminta bisa membentuk karakter siswa dengan menggunakan kemajuan teknologi.
Kegiatan HGN dihadiri Kepala Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan Dr. Joko Ahmad Julifan, M.Si didampingi oleh Forkopimda, Pj. Sekda Toba Paber Napitupulu, Ketua TP. PKK Toba Ny. Astita Effendi Napitupulu, Kabagrein Kompol Marhalam Napitupulu dan sejumlah pejabat lainnya.
Baca Juga: