Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun, Ny. Nanik M. Aritonang, turut memberikan penjelasan mengenai pembinaan Pocil. "Seluruh penampilan yang kita saksikan tadi merupakan hasil dari latihan intensif. Personel Polres Simalungun dengan sabar membina anak-anak agar mampu menampilkan koreografi baris-berbaris dan formasi dengan rapi. Ini adalah bukti sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendidik generasi muda," ungkapnya.
Menariknya, salah satu momen yang sempat mengejutkan terjadi ketika dua anggota Pocil tiba-tiba tampak terjatuh pingsan di tengah penampilan. Spontan, suasana menjadi tegang. Beberapa pejabat, termasuk Danyon 122/TS Letkol Inf. Wahidin Sobar dan perwakilan Kasrem, Kodim 0207/SML Mayor Inf. Margana, terlihat bergegas hendak menolong.
Baca Juga:
Namun ternyata, kejadian tersebut hanyalah bagian dari skenario pertunjukan yang telah disusun oleh pelatih Polres Simalungun. Kedua Pocil itu segera bangkit kembali, lalu bersama tim menutup penampilan dengan formasi penghormatan khusus kepada Forkopimda dan seluruh tamu undangan.
Suasana sontak pecah dengan tepuk tangan meriah. Banyak tamu undangan mengaku terkesima dengan kreativitas Polres Simalungun dalam membina Pocil hingga mampu menghadirkan penampilan yang tidak hanya disiplin, tetapi juga penuh kejutan.
Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang, SH, SIK, MM, menyampaikan rasa terima kasih atas apresiasi dari semua pihak. "Apa yang ditampilkan Pocil adalah buah kerja keras anak-anak dan dukungan orang tua. Polres Simalungun berkomitmen untuk terus mendampingi mereka agar menjadi generasi yang cinta tanah air, disiplin, dan memiliki jiwa nasionalis. Terima kasih atas dukungan Bupati, Forkopimda, dan seluruh masyarakat," ujarnya.
Upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Kabupaten Simalungun pun menjadi semakin istimewa dengan adanya penampilan Pocil ini. Tidak hanya sebagai simbol kedisiplinan anak-anak, tetapi juga sebagai gambaran nyata profesionalisme Polri yang terus membangun kebersamaan dengan masyarakat melalui pembinaan generasi muda.
Dengan bangga, Bupati Simalungun menutup pernyataannya: "Hari ini kita tidak hanya memperingati kemerdekaan, tapi juga menyaksikan semangat kemerdekaan hidup di dada anak-anak Pocil kita. Terima kasih Polres Simalungun, terima kasih Pocil, kalian adalah kebanggaan Simalungun."