" Jangan lagi lah, saya yakin TNI/Polri serius dalam memberantas peredaran narkoba. Oleh sebab itu kami dari Fraksi sepakat untuk bertarung dalam melawan bandar narkoba, apapun resikonya," sebhtnya.
Dia mengungkap bahwa dua hari lalu ditelpon oleh pria yang mengaku bernama Samsul Tarigan. Dari telpon itu dengan suara keras dirinya ditanya apa maksud dan mengapa mengganggu Marcopolo.
" Apa salah Marcopolo? sudah hebat kali kau rupanya? dimana kau? nggak senang kau sama ku?," sebutnya menirukan suara yang disampaikan melalui telpon tersebut.