Minggu, 26 April 2026 WIB

Wilayah Tapanuli Pagi ini Diguncang Gempa Kembar, Ini Penjelasan BMKG

Yasmir - Selasa, 18 Maret 2025 13:00 WIB
Wilayah Tapanuli  Pagi ini Diguncang Gempa Kembar, Ini Penjelasan BMKG
Peta gempa Tapanuli. Info grafis dari bmkg
MATATELINGA, Jakarta : Wilayah Tapanuli Utata, Provinsi Sumatera Utara,nSelasa (18/3/2025), sekira pukul 05:22:38 WIB pagi tadi, diguncang gempa,.


MenurutDirektur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr Daryono S.Si., M.Si, yang diterima media online https://matatelinga.com, via whatsapp menyebutkan, gempa ini disebut dengan "gempakembar atau doublet earthquake".

Katanya, gempa kembar ini adalah 2 peristiwa gempabumi, yang memiliki magnitudo hampir sama, terjadi dalam waktu dan lokasi pusat gempa yang relatif berdekatan.


[br]


Disebutkannya, adapun parameter 1 gempa ini yaitu, waktu kejadian pukul : 05:22:38 WIB, magnitudo : M5,5, kedalaman : 10 km, koordinat episenter : 1.91 LU 99.10 BT, mekanisme Sumber: Sesar Geser (Strike-Slip).

Kemudiann parameter gempa 2, waktu gempa : 05:23:34 WIB, magnitudo : M5,6, kedalaman : 10 km, koordinat episenter : 1.90 LU 99.02 BT, ekanisme sumber: Sesar Geser (Strike-Slip).

Daryono menyebutkan, selisih waktu dan jarak kedua gempa, yaitu : selisih waktu kedua gempa: 56 detik, selisih jarak kedua pusat gempa: 9 km.

Sedangkam jenis gempa, gempa kerak dangkal (shallow crustal earthquake), karena dipicu aktivitas sesar aktif. Kemudian sumber prmbangkit gempa, yakni : sesar besar Sumatra (The Sumatran Fault Zone) Segmen Toru.

Kemudian menurut Daryono, hingga pukul 10.00 WIB tadi, telah terjadi 9 kali gempa susulan. Mmax 3.4, Mmin 2.0.

"Gempa ini berdampak di Desa Hutabarat Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara, gempa memicu longsoran yang menimpa 2 rumah warga. Di Desa Lobupining Kecamatan Adiankoting, KabupatenTapanuli Utara gempa menimbulkan kerusakan beberapa rumah", ujar Daryono.

Terkait peristiwa gempa ini, Daryono merekomendasikan kepada masyarakat, dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.

Selain itu lanjutnya, pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG, yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.

Demikian disampaikan Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. DARYONO, S.Si., M.Si dari Jakarta, seperti yang diterima dari PGR1 Medan. (yasmir)




Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru