MATATELINGA, Tanjungbalai : Di tengah hiruk pikuk perkotaan Tanjungbalai, sebuah oase hijau tumbuh subur di Lingkungan II, Kelurahan Selat Lancang, Kecamatan Datuk Bandar Timur. Kelompok Tani (KTSB) Sukses Bersama, dengan sentuhan ajaib Dinas Pertanian dan Pangan setempat, berhasil mengubah lahan pekarangan menjadi ladang hortikultura yang produktif.
Kapolres Tanjung Balai, AKBP Yon Edi Winara, terkesima saat mengunjungi langsung aktivitas para petani urban ini. Ia tak ragu melontarkan pujian, "Kegiatan ini sangat positif dan mendukung program asta cita Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto, dalam memperkuat ketahanan pangan nasional." katanya. Senin, (24/2).
[br]
Bang Yon, sapaan akrab Kapolres, melihat langsung bagaimana sawi, pokcoy, kangkung, bayam brazil, terong, daun sop, kemangi, tomat, hingga cabai rawit dan caplak tumbuh subur di lahan seluas 162 meter persegi. "Hasil panen ini sangat bermanfaat, setidaknya untuk memenuhi kebutuhan anggota kelompok tani," ujarnya.
Rohim, Ketua KTSB Sukses Bersama, mengungkapkan bahwa mereka mulai menggarap lahan ini sejak September 2024, berkat bantuan pemerintah melalui program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dari Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik Tahun Anggaran 2024.
"Lahan ini kami pinjam dari pemiliknya, Bapak Yan Aswika. Setiap hari, kami bergotong royong membibit, menanam, dan merawat tanaman. Hasilnya sudah beberapa kali kami panen, dan sangat membantu kebutuhan anggota kelompok serta warga sekitar," tutur Rohim, didampingi pengurus lainnya, Milawati, Eli Gantina, dan Eri Enijar.
Syuhada, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Tanjung Balai, menjelaskan bahwa program P2L bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan masyarakat dengan memanfaatkan lahan terbatas di perkotaan. "Alhamdulillah, KTSB Sukses Bersama sangat giat dan kompak. Hasilnya bisa kita lihat sendiri, berbagai jenis sayuran tumbuh subur dan terawat," ungkapnya.
Kunjungan Kapolres AKBP Yon Edi Winara bersama Ketua Bhayangkari Cabang Tanjungbalai, Ny. Kiki Yon Edi, diakhiri dengan panen bersama sayuran sawi. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan pemanfaatan lahan sekecil apapun dapat memberikan kontribusi besar bagi ketahanan pangan daerah. (Riki)