Matatelinga - Kisaran, Kepolisian Resor Asahan menggelar simulasi pengamanan Pemilihan
Kepala Daerah Kabupaten Asahan di Lapangan Mapolres Asahan, Kamis (2/10/2014). Dalam simulasi
ini, personil Polres Asahan mempraktekkan ketidakpuasan masyarakat terhadap
pemilihan kepala daerah yang dilakukan oleh anggota DPRD Asahan.
Kapolres Asahan AKBP Yulmar Tri Himawan, Sik, Msi didampingi
Wakapolres Kompol Dorma Purba, SPd dan Kabag Ops Kompol Victor MT. Silalahi,
SH, MH menyebutkan kegiatan ini untuk mengetahui kesiapan Polres Asahan dalam
mengamankan Pilkada yang telah ditetapkan oleh DPR Pusat yakni di pilih oleh
anggota DPRD.
“Ini sangat penting kami lakukan, dimana kami melakukan
antisipasi jika terjadi aksi demonstrasi mahasiswa ataupun masyarakat yang
tidak menerima pemilihan kepala daerah di pilih oleh anggota DPRD Asahan” ujar
Kapolres dalam sambutannya.
Pada simulasi ini dimulai dengan aksi mahasiswa dan masyarakat yang
mendatangi kantor DPRD Asahan, meminta agar pemilihan kepala daerah
dikembalikan seperti semula yakni masyarakat yang memilih bukan anggota DPRD,
setelah melakukan aksi dorong-dorongan antara petugas dan pengunjuk rasa,
akhirnya Ketua DPRD Asahan yang diperankan oleh anggota kepolisian menemui para
pendemo dan menyebutkan bahwa pihak DPRD Asahan akan tetap menjalankan
pemilihan kepala daerah sesuai dengan keputusan DPR RI.
Mendengar penjelasan Ketua DPRD Asahan, para pendemonstran mulai
beringas dan mencoba masuk kedalam kantor DPRD, namun aksi ini dihadang oleh
petugas kepolisian, aksi lempar-lemparan tidak terelakkan sehingga pihak
kepolisian menambah pasukan Dalmas berpakaian lengkap dan melakukan penghalauan
para pendemo.
Dalam simulasi ini terlihat massa dan mahasiswa mengamuk dan
melakukan perlawanan, melihat massa makin beringas, petugas kepolisian langsung
menembakkan gas air mata kearah pendemo yang membubarkan diri serta mengamankan
beberapa mahasiswa dan massa yang dianggap sebagai provokator dalam aksi
tersebut.
Kabag Ops Kompol Victor MT Silalahi ketika ditemui usai
pelaksanaan Simulasi menyebutkan simulasi ini adalah persiapan kepolisian dalam
mengamankan jalannya pilkada.
“Saya menghimbau kepada seluruh anggota kepolisian untuk terus
menjaga keamanan dengan sebaik-baiknya agar pelaksanaan Pilkada yang dipilih
oleh anggota DPRD dapat berjalan lancar, kita juga berharap kiranya aksi dalam
simulasi yang kita perankan tadi tidak terjadi, sehingga Kamtibmas di Asahan
tetap berjalan dengan baik” ujarnya.
(Mt/Ibnu)