Sabtu, 25 April 2026 WIB

Siswa III Seskoau 51 Berkunjung ke Gubernuran

Admin - Rabu, 10 September 2014 00:14 WIB
Siswa III Seskoau 51 Berkunjung ke Gubernuran
Matatelinga.com
Wagubsu Fhoto Bersama
Matatelinga - Medan, Siswa Seskoau Angkatan 51 TP 2014 berkunjung ke Kantor Gubernur Sumut dalam rangka  kunjungan kuliah kerja III/Forum Strategi, Selasa (9/9/2014). Rombongan siswa yang dipimpin Danseskoau Marsekal Muda TNI Potler Gultom ini disambut Wakil Gubernur Sumut T Erry Nuradi di Aula Beringin.

Dalam pertemuan tersebut Erry menjelaskan peran strategis sumatera utara di wilayah Indonesia bagian barat di antaranya sebagai pusat kegiatan perekonomian khususnya  perkebunan industri perdagangan pertambangan pariwisata keuangan, jasa dan sebagai salah satu gerbang utama wisatawan manca Negara dibagian Utara  pulau Sumatera dan berada pada jalur pelayaran tersibuk di dunia yang berhadapan langsung dengan Negara tetangga Malaysia Singapura dan Thailand.

Ia juga memberikan informasi tentang kondisi  politik social budaya dan pertahanan keamanan di Sumatera Utara  masih dalam keadaan kondusif. Situasi ini tercipta berkat adanya kerjasama yang baik antar forum komunikasi pimpinan daerah dan peran serta forum strategis masyarakat dan elemen masyrakat lainnya.

Mengenai krisis listrik yang mengakibatkan pemadaman di seluruh wilayah Sumut menimbulkan reaksi masyarakat dengan melakukan perusakan terhadap kantor PLN juga menjadi masalah yang memerlukan penanganan serius. Dengan tingginya pertumbuhan ekonomi yang melebihi pertumbuhan nasional maka sumut juga membutuhkan pasokan listrik yang sangat besar.

"Kebutuhan listrik sumut satu setengah kali lebih tinggi dari pasokan yang ada, untuk itu pemerintah sangat berharap  pembangunan beberapa pembangkit segera rampung," jelasnya.

Sengketa lahan yang terjadi di beberapa daerah khususnya eks HGU PTPN IImerupakan potensi kerawanan yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan politik oleh pihak pihak tertentu. Wagubsu menjelaskan sampai saat ini lahan eks HGU seluas 5.800 hektar belum mendapat ijin dari menteri BUMN untuk didistribusikan kepada masyarakat. Hal itu menurutnya seringkali menimbulkan pertikaian di masyarakat.

Salah seorang siswa Edi Widodo mempertanyakan  tata ruang kota Medan yang sedang berkembang  tapi seharusnya juga mempertimbangkan keberadaan Lanud Soewondo, sebab Lanud punya peran strategis untuk pengamanan. Siswa lainnya juga memberikan masukan agar pertumbuhan fisik berupa gedung-gedung tidak hanya berorientasi pada pencakar langit tapi juga membangun kebawah seperti yang berlaku di Singapura. Masukan lainnya juga tentang peningkatan sumberdaya manusia sehingga pembangunan fisik yang tercipta bisa setara dengan pembangunan sumber  daya manusia di Sumatera Utara.

(Mt/bro) 
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru