MATATELINGA, Belawan : Banjir ROB naiknya air laut kedaratan meredam 4 Kecamatan di Medan Utara dan ini terjadi yang 2 kalinya, yaitu pada siang hari dan malam hari, Kamis (23/02/2023).
Akibatnya ribuan rumah warga direndam air banjir ROB teruma di Kecamatan Belawan yang terparah, kemudian Kecamatan Medan Labuhan dan di Kecamatan Medan Marelan. Banjir Rob ini seolah olah tidak mampu di bendung atau dibuat pemasagan tanggul seperti yang saat ini sedang di kerjakan dan tah kapan siapnya.
Badan Metrologi Klimantologi dan Geopisika Maritim Belawan kembali mengeluarkan peringatan dini bahwa banjir ROB ini mencapai 2,4 hingga 2,6 meter. Bajir ROB tersebut terjadi sejak tanggal 19 hingga tanggal 26 Februari 2023 yang akan datang.
Baca Juga:Pembangunan Ruang Rapat Sekretariat Humbahas Disorot
Diharapkan kepada warga yang bermungkim di pesisir Belawan dan pada umunya untuk waspada dan berhati hati, terutama pada malam hari karena jamnya tidak menentu. Jika malam banjir ROB mulai pukul 02.00 Wib hingga ke pukul 04.30 Wib baru surut dan bila siang hari banjir ROB mulai pukul 15.30 Wib hingga pukul 17.30 Wib baru surut.
Di Kecamatan Medan Belawan banjir ROB ini sangat parah merendam 6 Kelurahan seperti Kelurahan Belawan I, Kelurahan Belawan ll, Kelurahan Bagan Deli, Kelurahan Belawan Bahagia, Kelirahan Belawan Bahari dan Kelurahan Sicanang setinggi 30 hingga 50 cm dalamnya dan telah berlangsung selama 4 hari.
Kepala Kelompok Analisa dan Pengolahan Data Staaiun BMKG Maritim Belawan, Budi Santoso, mengatakan, diharapkan masyarakat yang bermungkim di pesisir Belawan dan sekitarnya untuk berhati hati dan selalu waspada. Sementara bagi alat alat transprot air seperti kapal penumpang, kapal cargo dan kapal nelayan untuk selalu mengatifkan alat alat komunikasi.
[br]
Sementara itu pemerhati banjir ROB, Patar Panjaitan, masyarakat Belawan ini mengatakan, diharapkan Pemko Medan segera menyelesaikan pembangunan tanggul banjir ROB yang saat ini sedang di kerjakan.
Senada dengan hal ucapan tersebut masyarakat Belawan lainnya seperti M.Adenan Nor juga berkata, sebagai masyarakat Belawan tidak tau pasti kapan pembangunan tanggul banjir ROB itu akan selesainya.
Patar Panjaitan, menambahkan bahwa banjir ROB yang merendam kawasan Medan Utara karena lautnya di Reklamasi di jadikan dermaga untuk Pelabuhan Peti Kemas, selain itu hutan bako di sepanjang pesisir habis di gunduli oleh mafia jahan** itu.
Bagi yang merasa tidak senang dengan ucapan dan perkataan saya ini silahkan membuat som***, karena yang berbicara ini Putra Siantar Men.