MATATELINGA, Asahan : Sungguh ironis ..., keberadaan mobil ambulance milik ketua salah satu Partai Politik yang ada di Asahan yang selama ini diperuntukkan untuk kepentingan masyarakat banyak, khususnya masyarakat desa Mekar Sari Kecamatan Buntu Pane.
Kini keberadaannya sudah diambil pemiliknya setelah Kepala Desa Mekar Sari Kecamatan Buntu Pane sudah tidak lagi menjabat, Selasa (15/11/2022).
Keterangan Wahyu (46) warga desa Mekar Sari kecamatan Buntu Pane Asahan mengatakan keberadaan mobil jenis Toyota Capsul BB.228 V yang diperuntukan untuk mobil ambulance desa Mekar Sari milik ketua salah satu Parpol di Asahan kini sudah ditarik pemiliknya pasca Kepala Desa Mekar Sari Bambang Sugianto tidak menjabat sebagai kedes di desa ini.
Dan penaikan terhadap mobil ambunce tersebut juga tanpa sepengetahuan dari perangkat desa maupun BPD desa ini,dan mobil ambulance tersebut juga di bawa pulang oleh pemiliknya diperkirakan pada malam hari waktu itu, ujarnya.
Lebih lanjut Wahyu mengatakan kami warga masyarakat desa ini bila ada keperluan meminta bantuan mobil ambulance baik untuk kepentingan emergency maupun antar jenazah kepekuburan saat ini meminta bantuan mobil ambulance dari Partai Demokrat Asahan,yang kami sesalkan mobil ambulance yang selama ini ada di desa ini ditarik tanpa pemberitahuan.
Kami warga masyarakat didesa ini sudah bertekat untuk patungan guna membeli kendaraan roda empat yang akan difungsikan sebagai ambulance yang nantinya sudah menjadi milik desa Mekar Sari dan sebagai asset desa, kami sungguh kecewa dengan ketua Parpol tersebut .
Secara terpisah Kepala Desa Mekar Sari terpilih Juli Amri saat dikonfirmasi matatelinga.com Selasa 15 Nopember 2022 mengatakan "Kami akan berupaya untuk segera mengadakan mobil ambulance untuk kepentingan warga desa Mekar Sari", dan terima kasih selama ini mobil ambulance tersebut sudah melayani warga masyarakat yang membutuhkan bantuannya.
Pengadaan mobil ambulance tersebut yang dananya berasal dari warga masyarakat untuk kepentingan warga masyarakat itu sendiri, dan tentunya dalam pengadaan mobil ambulance tersebut sudah ada kesepakatan dari warga itu sendiri.
Sementara ketua salah satu Parpol Baharuddin Harahap saat ditemui di tempat usahanya maupun perbengkelan yang ada di depan salah satu rumah sakit miliknya, tidak dapat ditemui , menurut keterangan petugas yang ada di bengkel tersebut mengatakan " Bos sedang tidak ada ditempat" .(dieks)