MATATELINGA, Medan : Tampaknya masyarakat mulai merasakan ketidak nyamanan terhadap kinerja Pemerintah. Pasalnya, kegiatan rutin (Perawatan) yang dilakukan Pemerintah Kota Medan dalam penanganan kebanjiran, misalnya pembersihan Saluran Drainase seperti nya tidak maksimal.
Sehingga masyarakat protes atas kinerja Pemerintah yang tidak sesuai dengan harapan masyarakat. Hal itu berdasarkan keterangan salah seorang warga Lingkungan I Kelurahan Simpang selayang kecamatan Medan tuntungan Kota Medan, Agusta Sembiring Depari (55) kepada wartawan, Senin, (22/8/22) melalui seluler.
Dimana Agusta menjelaskan, bahwa sebelumnya ada pengerjaan pengorekkan Drainase (Parit) yang berlokasi di Jalan Bunga Rinte Raya, Gang Mawar I Lingkungan I, Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan Kota Medan yang dilakukan pihak Kecamatan tidak maksimal. Sebab, akibat dari pengorekkan itu, membuat dinding parit retak dan ditakutkan berdampak pada bangunan rumah yang tepat berdiri di samping parit tersebut. "Kerja nya tidak maksimal, dinding paritnya retak-retak akibat pengorekkan parit itu. Kita takut lama-kelamaam rumah kita amblas". Jelasnya.
[br]
Ia juga menerangkan, sebelumnya jalan yang persis berada didekat rumah nya itu sering terjadi banjir, dan kemudian dilakukan pembangunan saluran drainase pada tahun 2019, namun, pengerjaannya tidak maksimal. Dikaranekan tidak adanya pembetonan di bagian bawah Drainase, sehingga saluran nya dipenuhi oleh tumpukkan pasir. "Seharusnya dibawah itu dibeton, makanya tanah itu naik semua. Dan dikorek pihak Kecamatan. Dinding dinding parit ini retak, akibat dari kerjaan mereka yang tidak maksimal". Terangnya.
Ia juga meminta, jika Pemerintah setempat dapat mengambil tindakan dalam perbaikkan drainase, guna upaya pengantisipasian agar tidak berdampak pada bangunan rumahnya. "Kita hanya meminta supaya parit itu segera diperbaiki agar tidak bertambah para. Bisa-bisa rumah kita yang amblas". Pintanya.
[br]
Terkait hal itu, salah seorang Tokoh Pemuda Try Mandala Putra Sinulingga (27), Senin,(22/8/22) kepada wartawan mengatakan, seharusnya pemerintah dapat melihat dan merasakan keluh kesah masyarakat. Apalagi, ini menyangkut tentang pelayanan terhadap masyarak. Ia juga menuturkan, jika persoalan ini adalah wujud dari kerja nya pemerintah. "Ini sudah menjadi tanggung jawab pemerintah. Apa yang menjadi prioritas pemerintah dalam memberikan pelayan kepada warga nya. Apalagi, ini memang kerjaan nya pemerintah, mereka juga yang harus menyelesaikan nya".Cetusnya
Mengenai hal tersebut, Camat Medan Tuntungan Harry Indrawan Tarigan saat dimintai tanggapan nya oleh wartawan, Senin,(22/8/22) melalui pesan WhatsApp enggan berkomentar. Sampai berita ini diturunkan kemeja redaksi. (Kos/Mtc)