Selasa, 28 April 2026 WIB

Kasus Tambang Emas di Madina, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

- Senin, 09 Mei 2022 18:20 WIB
Kasus Tambang Emas di Madina, Polisi Tetapkan 2 Tersangka
Matatelinga.com
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi
MATATELINGA, Medan- Kasus tewasnya 12 penambang emas di Desa Bandar Limabung, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), penyidik Polda Sumut dan Polres Madina menetapkan dua orang tersangka .


Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi menjelaskan, kedua tersangka masing-masing berinisial JP selaku pemodal dan pemilik alat serta lahan.

Sedangkan seorang tersangka lagi sebagai pengepul atau penerima hasil tambang berinisial AP.

"Setiap penambang ini mengumpulkan hasil kerjanya lalu dijual kepada AP. Saat ini keduanya menjalani proses di Polres Madina," jelas Hadi, Senin (9/5/2022).


Hadi mengungkapkan, berdasarkan hasil penyidikan diketahui tambang emas itu ilegal.

"Sudah beroperasi antara 2 sampai 3 tahun," ungkap Hadi.

Adapun pasal yang dipersangkakan kepada dua tersangka, yakni Pasal 161 UU RI Nomor 3 tahun 2020 Tentang perubahan UU Nomor 4 tahun 2022 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara junto Pasal 38 Subsider Pasal 39 UU RI Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

[br]

Sebelumnya, 12 wanita penambang emas tewas tertimbun longsor di lokasi Desa Bandar Limabung, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Madina pada Kamis (28/4/2022).

Diketahui tempat kejadian adalah lahan milik warga yang dijadikan lokasi penambangan rakyat secara tradisional.


Kepala Polisi Resor Mandailing Natal AKBP HM Reza Chairul AS menjelaskan, awalnya ada 14 wanita yang masuk ke dalam lubang yang sudah digali untuk mencari butiran emas dengan menggunakan tembilang, yakni alat untuk menggali lubang yang bertangkai panjang.


Butiran yang didapatkan kemudian diletakkan di dalam ember dan selanjutnya didulang secara manual. Namun, tiba-tiba, tebing longsor hingga menimbun para penambang.

"Tiba-tiba ada bagian tebing yang longsor, kemudian menimpa serta menimbun orang-orang yang ada di bawahnya yang masuk ke dalam lubang," ujar Kapolres, lewat pesan singkat, Jumat (29/4/2022).

Dalam kejadian itu, dua orang selamat, sementara 12 penambang lainnya meninggal dunia.
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru