MATATELINGA, Langkat: Dua orang remaja putri asal Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat yang dilaporkan hilang sejak 30 November 2021 silam akhirnya ditemukan. Keduanya yakni Khoirunnisa (16) pelajar SMA, dan temannya Nurul Aini
(14) pelajar SMP, ditemukan keluarganya Rabu (3/11/2021) malam, di salah satu SPBU di
kawasan Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.
Suratno, ayah kandung Khoirunnisa, mengaku sempat menghubungi paranormal agar putrinya bisa ditemukan. "Kami pihak keluarga menanyakan juga pada paranormal, katanya anak kami berada di arah Medan, makanya keluarga dari Nurul Aini/ teman anak saya, mencarinya ke Medan, dengan pedoman GPS yang ada pada HP anak saya. Tetapi, di Medan tidak ditemukan. Petunjuk GPS, HP anak saya berada di daerah Riau. HP anak saya dihubungi setiap kali tidak ada jawaban, pengakuannya setelah mereka ditemukan, keduanya dalam keadaan bingung/hilang konsentrasi," kata ungkap Suratno, Jumat (5/11).
Dijelaskan Suratnio, kedua remaja ini mengaku tidak makan saat dilaporkan hilangh "Mereka berdua gak makan, dengan menggunakan sepeda motor yang mereka bawa, mereka terus berjalan. Anak saya semula minta pulang, tetapi temannya mengajaknya untuk terus ke lintas Sumatera, ke Aceh, ke Medan. Padahal mereka tidak ada membawa uang, untuk biaya diperjalanan, anakku menjual kerabu emas yang ada ditelinganya," ucap Suratno.
-adsense]
Pengakuan mereka bingung seperti ada yang mengarahkan untuk berjalan terus. "Tapi Alhamdulillah, mereka sudah berada dirumah dan selamat, meski belum mau cerita sepenuhnya. Tadi malam sampai dirumah, dijemput keluarga bersama sepeda motornya. Padahal selama ini mereka berdua tidak pernah pergi jauh," jelasnya.
Sebelum dinyatakan hilang, kedua remaja putri itu berpamitan kepada kedua orang tua mereka untuk mengikuti kegiatan belajar kelompok di rumah salah seorang teman mereka di Dusun I Suka Mulia, Desa Telaga Said, sejak Minggu 31 Oktober 2021 pagi. Namun sekira pukul 11.00 WIB, setelah mengikuti kegiatan belajar kelompok, keduanya memutuskan berpamitan pulang berboncengan dengan sepeda motor Honda Beat BK 4292 PBF, yang diketahui motor itu milik orang tua Nurul Aini. (mtc/amr)