MATATELINGA, Tanjung Anom- Sedikitnya 80 unit rumah di Perumahan Griya Permata IV, Desa Tanjung Anom, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang diterpa angin puting beliung hingga mengakibatkan perumahan yang ditempati sedikitnya 150 kepala keluarga rusak berat. Senin (28/6/2021) sore.
Salah seorang warga perumahan Griya Permata IV, didampingi warga lainya , Ricardo (29) pada awak media meminta agar pemerintah, instansi terkait, pemerintah setempat serta kementerian PUPR melihat kondisi perumahan pasca diterjang angin puting beliung serta meminta dinas terkait melakukan pengecekan terhadap kualitas bangunan.
"Kejadianya Senin Sore, saat itu saya dan keluarga berada di dalam rumah, saat itu masih hujan, tiba-tiba ada suara gemuruh dan saya lihat atap rumah kami sudah terbang, kami pikir hanya rumah kami ternyata setelah di cek, kurang lebih 80 % perumahan yang ada di graha Permata IV, Desa Tanjung Anom, Kecamatan Pancur Batu terkena angin puting beliung,"sebutnya.
Katanya lagi, saat kejadian kami sekeluarga berusaha keluar rumah untuk mencari tempat aman, namun tak bisa karena pintu rumah terganjal oleh dinding rumah yang roboh dan menutupi alat elektronik dengan menggunakan plastik.
[br]"Lalu kami berupaya menyelamatkan diri kerumah warga yang aman dan terkena angin. Kemudian saya berjalan menuju perumahan yang bagian bawah, kebetulan saya lihat ada 2 perempuan, satu diantaranya hamil dan kemudian saya bantu membawanya ke lokasi aman.
Ternyata disebelah rumah Itok itu rumahnya rubuh dan menimpa matanya, kami upayakan membawanya ke RS Adam Malik, namun karena kondisi Jalan dan cuaca yang tidak memungkinkan lalu ada warga yang bisa bawa mobil, dibawalah pak Tarigan itu ke klinik terdekat yang akhirnya dirujuk kembali ke Rumah Sakit Bina Kasih,"ucapnya sambil menangis.
Selanjutnya warga perumahan Griya Permata IV meminta instansi terkait untuk membantu kesulitan warga masyarakat terutama pihak pengembang perumahan Griya Permata IV.
"Kami rasa perlu kiranya pemerintah, dinas PUPR mengecek kondisi dan kualitas perumahan ini. Karena kami rasa kualitas perumahan ini tidak sesuai dengan standard. Karena belum ada 2 tahun bangunan perumahan ini, bulan Januari 2020 perumahan ini dibangun, kami meragukan kekuatan dan kualitas perumahan ini,"pungkas Ricardo.
[br]Sementara itu Kepala Pelaksana Bandan Penanggulangan Bencana Kabupaten Deli Serdang, saat diwawancarai mengaku telah mendirikan dapur umum sebagai langkah awal.
"Ada beberapa lokasi yang terdampak angin puting beliung, salah satunya yang menjadi korban seorang anak berumur sekitar 6 tahun yang meninggal dunia di perumahan Residence 3 dan siang ini menurut rencana akan di kebumikan.
Tadi malam sudah ditinjau oleh ibu Camat, Danramil Serta Kapolsek Pancur Batu. Sementara ini kami masih melakukan pendataan berapa jumlah korban baik yang luka-luka, maupun rumah yang rusak. Langkah awal BPPD kabupaten Deli Serdang telah mendirikan dapur umum,"pungkas Zainal Abidin Hutagalung selaku Kepala Pelaksana Bandan Penanggulangan Bencana Kabupaten Deli Serdang. ( Suriyanto )