MATATELINGA, Toba: Polres Toba akan menambah personil untuk mengamankan rumah ibadah termasuk Objek Vital sejak pasca-ledakan, diduga bom bunuh diri di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu (28/3) sekira pukul 10.20 WITA dan penyerang Mabes Polri beberapa saat waktu yang lalu.
Kapolres memerintahkan Waka polres Kompol Janner Panjaitan SH,NH untuk menambah kekuatan dan penjagaan mengantisipasi teror tersebut.
"Dengan adanya kejadian tersebut, kami akan intensifkan pengamanan gereia-gereja yang berkisar 75 gereja di kabupaten Toba, dan menambah personil dalam giat patroli yang sudah berjalan. Personil Polres Toba juga akan menerjunkan 165 orang terdiri dari Sat Sabhara, satlantas, satreskrim, satnakoba, satintelkam dan yang lain termasuk Polsek jajaran" Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya S.ik, SH, MH, pada Kamis, (31/3).
Kapolres Toba juga mengatakan akan meningkatkan pengamanan dengan melakukan Patroli rutin dengan sasaran lokasi-lokasi yang menjadi pusat keramaian dan objek vital seperti gereja, pasar, Perkantoran, Pelabuhan dan Fasilitas Umum Lainnya
"Terkait peristiwa itu, kami kepolisian yang bekerja sama dengan TNI, beserta seluruh elemen masyarakat untuk selalu tetap waspada di wilayah masing-masing dan mengantisipasi setiap kegiatan masyarakat. Kita juga mulai melakukan penebalan penjagaan di tempat-tempat ibadah di Kabupaten Toba," jelas Kapolres Toba kata AKBP Akala
Polres Toba pasca kejadian Bom Makassar melakukan kegiatan preventif dan kegiatan patroli sambil berkoordinasi dengan pihak gereja yang ada, pasca kejadian Bom Makassar.
Pihaknya juga menjamin keamanan umat dan jemaat dalam menjalankan kegiatan ibadah di masa Pekan Paskah, yang dimulai dari Kamis Putih, Jumat Agung hingga Minggu Paskah. Terlebih, beberapa Gereja tetap menggelar ibadah tatap muka meski dengan jemaat yang dibatasi sesuai protokol kesehatan.
"Kita jamin keamanan warga Kabupaten Toba, saudara kita yang akan beribadah dimasa Paskah. Kita bersama TNI akan memberikan pengawalan dan pengamanan penuh di setiap kegiatan ibadah di Gereja pada masa Paskah ini," tambah Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya S.ik, SH, MH
Atas kejadian tersebut, Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing pada isu-isu yang berkembang. Masyarakat juga diminta segera beri info kepada pihak kepolisian jika ada penduduk pendatang yang gerak-geriknya sangat mencurigakan.
"Kalau ada terjadi hal-hal yang mencurigakan, cukup memberikan informasi kepada kepolisian," Tutup Kapolres Toba AKBP Akala Fakta Jaya S.ik, SH, MH.
Selain antisipasi gangguan teror di tempat ibadah, Polisi di lokasi juga terus mengingatkan pentingnya masyarakat mematuhi Protokol Kesehatan pencegahan Covid-19. (mtc/pintor)