Selasa, 14 Juli 2026 WIB

Kinerja Polisi Diapresiasi, Pengamanan Harus Ditingkatkan

Admin - Senin, 12 Mei 2014 20:29 WIB
Kinerja Polisi Diapresiasi, Pengamanan Harus Ditingkatkan
Matatelinga - Medan, Dari berbagai aksi perampokan, pihak Polisi sudah berhasil melakukan penangkapan terhadap 2 tersangka perampokan terhadap WNA Tiongkok dan Jerman, an Cermen di Jl Zainul Arifin, Jl Pancing/William Iskandar dan Jl Serdang dan sekitar lap Merdeka. Dari tersangka berhasil disita sebagai banarng bukti, 2 buah sajam, sepeda motor. Hasil jambretan 8 buah kartu kredit, 2 buah ATM, 1 buah kartu mahasiswa, 8 lembar uang asing dan lainnya.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan Drs Amiruddin mengapresiasi kinerja jajaran Kepolisian Polisi Resot Kota (Kapolresta) Medan yang berhasil menangkap 2 orang tersangka pelaku perampokan terhadap WNA Tiongkok dan WNA Jerman beberapa waktu lalu di berbagai lokasi di Medan. Sejalan dengan itu, Amiruddin mendesak pihak Polisi agar segera menangkap pelaku lain serta lebih meningkatkan pengamanan lagi.
 
Hal ini disampaikan Amiruddin kepada wartawan di gedung DPRD Medan, Senin (12/5/2014) menanggapi kinerja Polisi terkait maraknya tindak kejahatan perampokan akhir akhir ini di kota Medan. Disampaikan Amiruddin, seluruh pelaku diharapkan dapat ditangkap dan dihukum berat.
 
Ke depan kata Amiruddin, Polisi harus melakukan patroli rutin setiap waktu disetiap lingkungan kota Medan. Sama halnya dengan Pemerintah Kota (Pemko) Medan supaya membentuk tim keamanan di tingkat lingkungan. Dan lebih tepatnya harus segera melakukan kerjasaama dengan pihak Polisi.
 
“Kita mendesak, Pemko Medan harus memberdayakan seluruh Kepling, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat supaya terlibat masalah keamanan di kota Medan. Pemko dan Polisi harus meningkatkan pola dan system pengamanan”, tegas Amiruddin.
 
Begitu juga masalah pengawasan terhadap orang asing dan gerak gerik warganya, Pemko Medan melalui Kepling harus diwaspadai dan diawasi bila perlu segera melaporkan ke pihak Kepolisian. “Terkait maraknya aksi kejahatan di kota Medan harus disikapi serius Pemko Medan karena berdampak buruk terhadap seluruh aktivitas”, ujar Amiruddin.
               
Yang pasti kata Amiruddin, akibat kejadian tersebut sudah  mencemarkan nama baik kota Medan ke dunia luar. Tentu  akan berpengaruh terhadap menurunnya kunjungan turis ke kota Medan dan berdampak berkurangnya devisa Negara.
 
Seperti diketahui, pada bulan Pebruari 2013 dua warga Belgia mengalami perampokan, Mei 2013 seorang warga Belanda mengalami penjambretan, Juni 2013 dua warga Selandia Baru dijambret dan warga Australia dijambret, Juli 2013 warga Inggris dijambret, Oktober 2013 seorang warga Taiwan dijambret, Nopember 2013 warga Jerman dijambret, Januari 2014 enam warga Somalia dirampok dan 28 Maret lalu dua warga Belanda dirampok di Jl JH Misba dan masih banyak aksi rampok lainnya.
 



(Mt-01)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru