MATATELINGA, Tebingtinggi: Nasrul alias Kocik (40), seorang buruh tani, warga Dusun KM 15 Pasar Balok Desa Bandar Tengah Kecamatan Bandar Khalifah, terkejut bukan main saat dirinya hendak melihat bubu (perangkap) ikan.
Dialiran Sungai Padang, dirinya justru menemukan sesosok mayat yang mengambang pada Jumat pagi (31/7/2020) sekira pukul 08.00 WIB.
Melihat hal tersebut Nasrulpun langsung terkejut dan shock bukan main, seperti rasanya baru mengalami mimpi buru. Padahal dari rumahanya dirinya berangkat menuju aliran sungai Padang untuk melihat hasil tangkapan ikan yang bakal masuk kedalam bubu.
Namun dirinya justru menemukan sesosok jasad manusia yang mengambang dialiran sungai Padang, tidak jauh dari lokasi tempatnya meletakkan bubu ikan.
“Ya saya terkejut kali la bang, niat mau lihat bubu ketemunya malah mayat mengapung,” ucap Nasrun.
Nasrul langsung berlari memanggil warga lainnya, saat itu bertemu dengan Irwandi (38), M Syahman (33) dan Saiful Amri Sinaga (44).
Lalu merekapun secara bersama-sama menarik mayat mengapung tersebut pinggir sungai, lalu kabar penemuan mayat itupun diinformasikasikan kepada pihak kepolisian.
“Saya lari lalu memanggil warga lainnya, lalu kami turun ke sungai trus meminggirkan mayat agar jangan terbawa arus air, barulah kami panggil Polisi,” jelasnya lagi.
Kapolsek Bandar Khalifah AKP.S.Panjaitan, yang saat itu menerima laporan penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki yang mengambang dialiran Sungai Padang Desa Bandar Tengah, bersama personelnya langsung turun ke lokasi guna melakukan olah TKP dan identifikasi bersama tim Inafis Sat Reskrim Mapolres Tebing Tinggi.
[br]
Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan pada fisik mayat, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada mayat.
Setelah dilakukan identifikasi oleh tim Inafis Sat Reskrim mapolres Tebing Tinggi, diketahui mayat laki-laki tersebut diketahui bernma Rangga Permana (25) warga Dusun XIV Desa Paya Lombang, Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Sergai.
Itu setelah dikuatkan oleh M Rofaldi (25), warga Dusun 14 Sei Pinang Desa Paya Lombang, dimana M Rofaldi mengaku, jasad yang ditemukan itu merupakan temannya bernama Rangga.
Hal itu juga diakui oleh Farakan Hamdani (17), yang merupakan adik kandung dari Rangga, dirinya mengatakan kalau abang sudah satu minggu tidak pulang-pulang kerumah, sehingga keluarga kecarian.
“Abang saya sudah satu minggu tidak pulang-pulang dan tidak ada kabarnya, kami juga sudah mencarinya kemana-mana, tapi tidak ketemu, tapi pas ketemu abangku sudah jadi mayat,” ucapnya sedih.(bas)