Selama Sepekan, IHSG Anjlok Berikut 4 Faktanya
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Jum&039at (20/08/2021).
Ekonomi
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Jum&039at (20/08/2021).
Ekonomi
Seperti Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan ini mengalami penurunan. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat serangkaian data perdagangan pada pekan kedua bulan Agustus 2021.
Ekonomi
Wall Street anjlok karena lonjakan Covid19 varian Delta memicu aksi jual saham. Bursa saham AS, Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Senin waktu setempat.
Ekonomi
IHSG melemah seharian dengan turun 55,11 poin atau 0,91 persen ke 6.017. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan hari ini.
Ekonomi
Menandai kerugian hari ketiga berturutturut, setelah para diplomat mengatakan kemajuan telah dibuat menuju kesepakatan untuk mencabut sanksi AS terhadap Iran
Ekonomi
Harga emas saat ini dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang telah meningkat 28 tahun ini. Hal tersebut didukung stimulus global besarbesaran untuk membantu ekonomi yang dilanda virus corona.
Ekonomi
Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi COMEX New York Exchange, merosot 11,2 dolar AS atau 0,6 persen menjadi ditutup pada 1.868 dolar AS per ounce.
Ekonomi
Dolar AS sebagai safehaven naik 0,5 di tengah prospek lockdown di Jerman dan Prancis untuk melawan pandemi. Dolar yang lebih kuat membuat minyak lebih mahal bagi pemegang mata uang asing, yang menurut para pedagang membebani harga minyak mentah.
Ekonomi
Setali tiga uang, penguatan juga terjadi di kurs tengah Bank Indonesia (BI). Mata uang Garuda tercatat ditutup ke Rp 14.702 per dolar AS sehingga dalam sepekan berhasil menguat 0,57%.
Ekonomi
Dikarenakan sentimen positif dari stimulus fiskal, Nilai tukar Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak bergerak menguat.
Ekonomi