Selasa, 14 Juli 2026 WIB

Awal Tahun 2014 Tercatat Sudah 10 kali Penembakan

Admin - Senin, 03 Februari 2014 07:22 WIB
 Awal Tahun 2014 Tercatat Sudah 10 kali Penembakan
Matatelinga - Jakarta, Pada awal tahun 2014 tercatat sudah 10 kali penembakan.   Aksi penembakan di Indonesia kian mengganas. Pasalnya,
 
Untuk itu, Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Edi Hasibuan meminta kepada Polri untuk meningkatkan patroli dan razia.
 
"Kami meminta kepada polri agar tingkatkan patroli dan razia terhadap senpi, lalu perketat ijin dari Polri dan terus buru para pembuat senpi rakitan," ujar Edi, Senin (3/1/2014).
 
Selain itu, Edi menambahkan, belakangan ini juga sering terjadi penembakan di Ibukota Jakarta dikarenakan pelaku juga berkeliaran di Jakarta.
 
"Untuk belakangan ini memang sering terjadi di Jakarta, karena pelakunya ada di Jakarta dan sekitarnya. Kami kira itu situasional, dan kita ingat didaerah lainnya juga ada, khususnya daerah konplik seperti Papua," lanjutnya.
 
Edi pun menilai kinerja kepolisian dalam memberantas senjata api di Indonesia sudah baik. "Kita lihat Polisi juga sudah bekerja dengan baik. Catatan kami yang belum, adalah teror yang ada depan KPK belum terungkap," pungkasnya.
 
Sebelumnya, Indonesia Police Watch (IPW) mencatat ada 10 aksi penembakan misterius selama Januari 2014 di Indonesia, yaitu :
 
31 Januari 2013
 
Mobil Innova milik Sugimin ditembak dua kali saat parkir di Indomaret Lapangan Tembak Cibubur, Jakarta Timur. Saat itu Sugimin sedang berada di dalam mobil dan keluarganya belanja ke Indomaret. Tak jauh dari mobilnya anak dua kelompok remaja sedang ribut dan saat itulah dua peluru menerjang mobil Sugimin.
 
24 Januari 2014
 
Pratu Sugiarto tewas setelah ditembak orang tak dikenal, yang diduga sebagai kelompok OPM pimpinan Yambi di ketinggian Pintu Angin, Papua. Saat itu Sugiarto tengah mengawal rombongan Dandim Puncak Jaya, Kapolres Puncak Jaya, dan Danyon 751 Raider.
 
18 Januari 2014
 
Pos TNI di Puncak Jaya, Papua ditembaki orang tak dikenal. Akibatnya dua anggota TNI, Serda Laode dan Praka Adi tertembak di tangan kiri dan bahu. Pos TNI itu ditembaki saat anggota TNI dan polisi berpatroli.
 
10 Januari 2014
 
Briptu Nurul Affandi tewas ditembak pelaku curanmor di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat. Anggota Reskrim Polsek Kelapa Nunggal ini ditembak di bagian kepala. Penembakan itu terjadi saat korban tengah memakai pakaian preman dan tak membawa senjata.
 
7 Januari 2014
 
Seorang tukang ojek, Abdul Halil tewas ditembak kelompok sipil bersenjata di Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua. Abdul Halil, suami dari seorang guru di SMU Wuyuneri, Distrik Mulia itu ditembak di bagian kepala tembus mata kanan dan rusuk sebelah kanan.
 
7 Januari 2014
 
Pesawat terbang Susi Air yang mengangkut sembako dari Kabupaten Nabire ditembaki orang tak dikenal, tepat di pintu angin di atas Distrik Kulirik, Kabupaten Puncak Jaya, Papua. Lokasinya persis di lokasi terjadinya penyerangan terhadap pos polisi beberapa waktu lalu. Beruntung, rentetan tembakan itu tidak mengenai bodi pesawat.
 
5 Januari 2014
 
Sugianto luka tembak di paha kiri bawah dan jari tengah tangan sebelah kiri di Jl Bendungan Jago, Kemayoran, Jakarta Pusat. Korban diduga ditembak pelaku pencurian kendaraan bermotor yang hendak mencuri sepeda motornya.
 
3 Januari 2014
 
Rudi Hartono, sekuriti Komplek Palm Residence ditembak orang tak dikenal di Jalan Musyawarah, Ciputat, Jakarta Selatan. Akibatnya bagian kepala Rudi luka terkena tembakan. Aksi penembakan terjadi di tengah keramaian aparat kepolisian, yang sedang melakukan olah TKP di sekitar rumah terduga teroris Dayat Kacamata cs di Kampung Sawah, Ciputat.
 
1 Januari 2014
 
Pesta pergantian tahun di Sky Garden Living Wolrd Alam Sutera, Serpong, Tangsel, Banten diwarnai insiden penembakan. Seorang pengunjung Yusafat (33) mengalami luka tembak di bagian bahu kanan, saat menyaksikan pesta kembang api dari pintu Resto Barat.
 
1 Januari 2014
 
Fadli (24) warga Bekasi ditembak orang tak dikenal di kawasan Galur, Senen, Jakarta Pusat. Pelakunya dua orang berboncengan menggunakan motor Honda Vario. Sebelumnya, motor korban bersenggolan dengan motor pelaku. Lalu terjadi cekcok dan pelaku menembak perut Fadli. Setelah itu pelaku lari ke arah Kemayoran, Jakarta Pusat.

(Okz/Adm)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru