MATATELINGA - Banyak nya kebutuhan vitamin dan mineral bagi tubuh mengaruskan kita sering mengkonsumsi sayuran. Salah satu sayuran yang mengandung banyak vitamin dan mineral adalah labu siam yang merupakan sayuran yang menyehatkan.
Sayur ini juga kaya mineral, antioksidan, dan fitokimianya yang tinggi. Tak hanya itu labu siam juga mengandung vitamin B, Kalium, dan vitamin C.
Berikut sejumlah manfaat kesehatan labu siam seperti dikutip dari Okezone, Minggu (23/01/2022):
Baca Juga:Ramalan Zodiak : Scorpio Siap untuk Awal Baru? Libra Terbukalah pada Pasanganmu
1. Mengatasi Hipertensi
Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa labu siam memiliki kalium dan alkaloid. Nutrisi ini dapat menunjukkan sifat diuretik yang dapat membantu ginjal menghilangkan kelebihan cairan dan garam dari tubuh. Efek ini dapat menurunkan tekanan darah.
Dalam penelitian lain , jus labu siam ditemukan secara signifikan mengurangi hipertensi pada wanita hamil.
2. Mencegah penyakit jantung
Seperti yang dinyatakan, potasium dan alkaloid dalam labu siam bersifat diuretik. Penelitian telah menunjukkan bahwa sifat diuretik ini dapat mengurangi hipertensi dan mencegah pengerasan dan pengapuran arteri. Ini mengurangi kemungkinan serangan jantung.
Berdasarkan penelitian lain , pemberian jus labu siam dapat secara signifikan mengurangi trigliserida dan kolesterol LDL dan meningkatkan kadar kolesterol HDL.
[br]
3. Mencegah batu ginjal
Labu siam kaya akan potasium. Penelitian telah membuktikan bahwa kalium menunjukkan sifat diuretik yang membantu menghilangkan cairan ekstra di ginjal dan mencegah pembentukan batu ginjal . Anda dapat memiliki jus labu siam atau sebagai potongan mentah dalam salad. Jus dari daun labu siam juga dapat membantu mengatasi batu ginjal.
4. Mengurangi kadar glukosa darah
Labu siam rendah kalori dan cocok untuk diet rendah gula . Dalam sebuah penelitian, labu siam ditemukan secara signifikan mengurangi kadar gula darah setelah dikonsumsi secara teratur.
Penelitian juga menyatakan bahwa jus labu siam, ketika diminum untuk program diet dapat secara signifikan mengelola kenaikan kadar glukosa darah.