Senin, 27 April 2026 WIB

Menakjubkan! Al-Qur'an di Ini Terbuat dari 14 Ton Keping Marmer asal Itali

- Sabtu, 17 April 2021 07:30 WIB
Menakjubkan! Al-Qur'an di Ini Terbuat dari 14 Ton Keping Marmer asal Itali
Al-Quran berbahan marmer di Masjid Al Mutharom, Kabupaten Pekalongan
MATATELINGA. Pekalongan - Al-Qur'an berbahan marmer sangat indah dan menarik perhatian tersimpan di Masjid Al Muhtarom, Kabupaten Pekalongan.


Al-Qur'an berbahan marmer terlihat sangat indah dan unik. Sehingga menjadi perhatian bagi jamaah serta masyarakat yang datang. Goresan di atas batu marmer terlihat rapi dan tulisannya indah serta mudah dibaca. Untuk memperjelas khoth atau tulisan, diberikan warna emas pada sela goresan.

Baca Juga:Undangan Kababinminvetcaddam I/BB, Membuat para Veteran Bangga dan Haru

Pembuatannya dilakukan secara manual oleh seorang perajin kaligrafi sejak 2011 dan kini sudah menghasilkan 12 juz.

Karya seni Al- Qur'an ini dibuat oleh Nur Hidayat Siba atau biasa dipanggil Kang Dayat, perajin pahat kaligrafi di Kajen Pekalongan. Proses pembuatan baru sampai 12 juz dari total 30 juz. Salah satu kendalanya adalah bahan baku dan biaya.

Al- Qur'an dari lembaran batuan marmer, ukurannya 60x90 sentimeter dengan ketebalan rata-rata sekitar 2 sentimeter. Marmer yang digunakan kualitas bagus, didatangkan dari Italia dan sebagian juga dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Tulungagung dan Makassar.


[br]

“Membuat lembaran Al-Qur'an dengan batu marmer alami seperti karya seni yang lainnya, tergantung mood atau suasana hati,” kata Nur Hidayat Siba.

Membuat Al- Qu'ran marmer, per lembarnya biaya sekitar Rp2,1 juta jika bahannya impor dari Italia. Namun jika dari dalam negeri, biayanya Rp1,7 juta. Jika ditotal, membuat 30 juz Al Quran marmer menelan biaya sekitar Rp1,5 miliar.

Jika selesai seluruhnya, maka akan ada 600 keping marmer dengan berat total untuk 30 juz sekitar 14 ton. Bagi alumni Pondok Pesantren Al Muayyad Solo, dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tersebut, Al Qur'an marmer diharapkan menjadi salah satu karya monumental dirinya sebagai umat Islam. Selain itu juga bisa menjadi ikon wisata religi bagi Pekalongan mendapat julukan Kota Santri. (Mtc/Okz)

Editor
: Rizky
Sumber
: Okezone
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru