Sabtu, 11 Juli 2026 WIB
Abu Sayyaf

Prioritas Utama Pemerintah Indonesia Harus Bebaskan WNI Dari Sandera Abu Sayyaf

Admin - Kamis, 04 Agustus 2016 14:32 WIB
Prioritas Utama Pemerintah Indonesia Harus Bebaskan WNI Dari Sandera Abu Sayyaf
google
Ilustrasi

Matatelinga.com, Juru bicara Kementrian Luar Negeri (jubir Kemenlu) RI, Armanatha Natsir mengatakan, pemerintah akan melakukan semua cara yang memungkinkan untuk menyelamatkan warga negara Indonesia (WNI) yang disandera di perairan Filipina Selatan pada 22 Juni lalu.

 

Langkah-langkah tersebut dilakukan secara terukur, alias tidak terburu-buru. Mengingat banyak sekali yang harus dipertimbangkan agar penyelamatan tersebut berjalan sesuai rencana tanpa melukai para korban.

Prioritas utama pemerintah dalam penyelamatan WNI yang diduga disandera Abu Sayyaf adalah keselamatan mereka. Oleh karena itu, pemerintah akan melakukan langkah multitrack strategy.

  

"Dalam hal ini, kami melakukan pendekatan ke berbagai pihak dengan semua aset yang dimiliki oleh Indonesia, baik itu melalui komunikasi-komunikasi resmi antara pemerintah Indonesia dan Filipina, juga kontak langsung para pihak perusahaan dengan penyandera," tuturnya, Kamis (4/8/2016). Dilansir dari laman okezone.com

Dia menambahkan, pemerintah Indonesia tidak dapat secara terbuka memberi tahu kepada media langkah-langkah lebih lanjut, mengingat pihak penyandera akan selalu memonitori media-media Indonesia. Hal tersebut justru akan mengancam nyawa para korban sandera.

Pemerintah berusaha agar perusahaan terkait tidak memberikan uang tebusan kepada para penyandera dalam upaya pembebasan korban. Karena meskipun uang tebusan telah diberikan, itu tidak menjamin keselamatan para WNI.

10 WNI yang disandera saat ini dalam keadaan baik-baik saja. Pihak keluarga juga telah melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri RI dan perusahaan yang terkait.

  

 

 

(Fit)

 

SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru