Sabtu, 11 Juli 2026 WIB
Abu Sayyaf

Abu Sayyaf Hubungi Keluarga ABK Indonesia

Admin - Jumat, 29 Juli 2016 12:27 WIB
Abu Sayyaf Hubungi Keluarga ABK Indonesia
google
Ilustrasi
Matatelinga.com, Kementerian Luar Negeri Indonesia segera menghubungi keluarga anak buah kapal korban penyanderaan di selatan Filipina. Hal ini dilakukan untuk mengonfirmasi adanya kabar para ABK akan dibunuh jika permintaan penyandera tidak dipenuhi.

"Kita sudah dapat informasi mengenai adanya hal itu (sandera akan dibunuh), makanya kita akan mengonfirmasi ke keluarga hal tersebut benar terjadi," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir di kantornya, Jakarta, Kamis (28/7/2016).

"Dalam waktu dekat keluarga akan kita minta ke Jakarta untuk dapat lebih detil apakah mereka pernah dihubungi penyandera."

Dalam waktu bersamaan, pria kerap disapa Tata ini mengatakan Menteri Luar Negeri Retno L.P Marsudi terus membahas masalah penyanderaan dengan Menlu Filipina Perfecto Yasay di sela-sela pertemuan tingkat menteri ASEAN di Laos. Dalam pertemuan tersebut, Tata membeberkan kedua menlu bertukar informasi termutakhir dari lapangan. Dengan demikian, operasi pembebasan terus diupayakan. Dilansir dari laman merdeka.com

"Kita punya informasi dan saling sharing berbagai hal yang kita miliki," tutur Tata.

Kepala Biro Administrasi Menteri Kemlu ini menyampaikan, tujuh WNI yang ada di Filipina dalam kondisi baik meski mereka berpindah-pindah tempat. Kadang mereka dipecah, kadang disatukan, informasi yang seperti itu kita dapat dari sumber di lapangan," kata Tata.

Merujuk perkembangan terbaru, Abu Sayyaf menebar ancaman baru. Mereka menuntut uang 250 juta Peso segera dibayar buat menebus 4 awak Kapal tunda (TB) Charles ditawan. Mereka mengancam tak segan membunuh seluruhnya jika tak dipenuhi. Informasi itu pertama kali diterima istri ABK Ismail, Dian Megawati Ahmad tiga hari lalu. Dia menerima telepon dari seseorang mengaku kelompok Al Habsy Misaya Group.



(Fit)

SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru