Sabtu, 11 Juli 2026 WIB
Nusakambangan

Menkumham : Semua Lapas Nusakambangan Aman

Admin - Senin, 25 Juli 2016 13:57 WIB
Menkumham : Semua Lapas Nusakambangan Aman
google
Ilustrasi
Matatelinga.com, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan semua lembaga pemasyarakatan (lapas) di Pulau Nusakambangan Cilacap Jawa Tengah, dalam keadaan aman. Hal ini menyusul gencarnya kabar rencana pelaksanaan hukuman mati dalam waktu dekat.

"Keadaan lapas aman sekali. Kalau Jaksa Agung HM Prasetyo memerintahkan untuk melakukan eksekusi, kami siap," ujar Yasonna usai melakukan rapat koordinasi dan evaluasi dengan jajarannya di Gedung Kemenkumham Jakarta, Senin (25/7/2016). Demikian dilansir dari Antara dan dikutip dari laman merdeka.com

Yasonna melanjutkan, semua yang berkaitan dengan eksekusi mati tahap ketiga ini berada dalam kendali Kejaksaan Agung yang berkoordinasi dengan Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah.

Yasonna enggan memberikan informasi apapun terkait hal tersebut, termasuk kapan pelaksanaannya dan berapa orang yang akan dieksekusi mati. Namun Yasonna mengaku sudah ada pemindahan narapidana ke Nusakambangan. 

"Memang ada, tapi itu kan hal biasa," tegasnya.

Rencana eksekusi hukuman mati memang berhembus kencang akhir-akhir ini. Bahkan, kunjungan keluarga narapidana ke seluruh lembaga pemasyarakatan (lapas) di Pulau Nusakambangan Cilacap Jawa Tengah, dihentikan untuk sementara mulai Senin ini.

Sebelumnya, seorang terpidana mati kasus narkoba yang diduga masuk dalam daftar eksekusi tahap ketiga, Merry Utami telah dipindahkan dari Lapas Wanita Tangerang Banten, ke Lapas Besi Nusakambangan pada Minggu (24/7/2016).

Merry Utami sendiri divonis mati oleh Pengadilan Negeri Tangerang pada tahun 2003 setelah ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta karena membawa 1,1 kilogram heroin.

Pada Rabu (20/7/2016), Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan bahwa eksekusi mati akan dilakukan dalam waktu dekat.

Prasetyo tidak memberikan informasi rinci mengenai hal itu. Akan tetapi dia sempat mengungkapkan bahwa beberapa orang yang akan dieksekusi mati adalah narapidana asal Indonesia, Nigeria dan Zimbabwe.



(Fit)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru