Matatelinga.com, China membutuhkan
klarifikasi dari Panama tentang kebocoran dokumen milik firma hukum yang
berbasis di negara itu, hal tersebut dikatakan Menteri Luar Negeri China, Wang Yi. Dokumen tersebut mengungkap data keuangan
offshore sejumlah keluarga kaya dan berkuasa, temasuk pemimpin top
China.
"Kami telah mencatat bahwa Panama telah membuat sejumlah
penjelasan dan klarifikasi. Apa yang saya kerjakan pertama kali adalah
harus mendapatkan penjelasan dan memahami benar-benar tentang kebocoran
itu," kata Wang Yi, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (8/4/2016).
Meski
begitu, Wang tidak merinci terkait kebocoran dokumen itu atau
mengatakan China telah menghubungi pemerintah Panama terkait skandal
yang menyeret pemimpin mereka. Dia hanya mengatakan bahwa China akan
terus melanjutkan perang terhadap korupsi.
"Dengan dukungan yang
luas dari orang-orang China, perjuangan anti korupsi China terus
bergerak maju. Sebagai pemimpin Saya katakan, kita akan selalu berada di
jalan anti korupsi," tegas Wang.
Nama Hu Dehua, putra pemimpin
reformis akhir China, Hu Yaobang, disebut-sebut dalam skandal Panama
Papers. Dehua dikatakan memiliki perusahaan di luar negeri. Media Hong
Kong menuding, Dehua telah menyembunyikan kebenaran tersebut.
(Mtc)