Minggu, 12 Juli 2026 WIB
Penodongan

10 Prajurit AS Ditahan Iran !!!!

Admin - Selasa, 19 Januari 2016 18:41 WIB
10 Prajurit AS Ditahan Iran !!!!
google
Ilustrasi

Matatelinga.com, Militer Amerika Serikat (AS) mengungkapkan bahwa 10 prajuritnya yang ditahan di Iran telah menerima perlakukan yang tidak menyenangkan dari pasukan Garda Revolusi . Mereka disebut-sebut ditahan di bawah todongan senjata dan terlibat perdebatan sengit sebelum dibebaskan pekan lalu.

Selain tuduhan itu, militer AS juga mengatakan bahwa pasukan Iran menyita dua kartu SIM dari telefon satelit yang dibawa oleh personel militer mereka walau tidak ada insiden tembak-menembak dalam kejadian itu. Tidak ada keterangan lebih lanjut mengenai perdebatan yang terjadi antara kedua belah pihak sebelum pembebasan.

Pekan lalu, dua kapal patroli angkatan laut AS ditahan oleh Garda Revolusi Iran setelah memasuki wilayah perairan Iran. Sebanyak 10 orang pelaut yang berada di dalam kapal ditahan di Iran selama sekira 15 jam sebelum dibebaskan keesokan harinya dalam keadaan sehat dan tanpa luka.

Tak pelak pernyataan dari militer AS itu menyulut reaksi dari para politisi dan pejabat AS yang menyatakan kemarahan mereka terhadap perlakuan yang diberikan Iran tersebut.

“Para pemuda itu berlutut dan memohon dengan tangan terangkat dan para penjahat berdiri di belakang mereka memegang senjata, kemudian kita berbicara seakan-akan hal semua baik-baik saja. Hal itu tidak benar. Sama sekali tidak ada rasa hormat,” kata kandidat presiden dari Partai Republik Donald Trump, sebagaimana dilansir Reuters dan dikutip dari laman okezone.com, Selasa (19/1/2016).

Reaksi serupa disampaikan Menteri Luar Negeri AS John Kerry yang menyatakan dirinya ‘frustrasi dan marah’. Kerry telah membahas hal ini dengan pihak Iran. Meski menolak mengatakan isi pembicaraan yang dilakukannya, namun memastikan bahwa dia telah menyampaikan bahwa hal ini adalah masalah yang serius dan harus segera diselesaikan.

Beberapa hari setelah kejadian tersebut, Iran dan AS kembali terlibat dalam pertukaran tahanan menyusul dicabutnya sanksi internasional terkait program nuklir Iran. Dalam pertukaran tahanan tersebut, Iran membebaskan lima orang warga AS termasuk jurnalis Washington Post, Jason Rezaian.



(Fit)

SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru