Matatelinga.com, Dua ledakan bom mengguncang Pakistan dan Afghanistan. Di Kota Quetta, sebuah bom meledak di halaman Klinik Vaksinasi Polio. Sementara Konsulat Pakistan di Afghanistan pada waktu hampir bersamaan juga diguncang bom. Total dilaporkan 16 orang tewas.
Keterangan Kepolisian Quetta, seperti dilansir Sputnik dan dikutip melalui laman okezone.com, Rabu (13/1/2016), menyebutkan, 14 orang tewas dalam ledakan bom pelakunya diduga dari kelompok militan.
Pasalnya selama ini, kelompok militan di Pakistan jadi pihak yang paling keras menentang program vaksinasi polio yang dianggap, sebagai konspirasi barat untuk mensterilisasi anak-anak Pakistan.
Sementara di Jalalabad, Provinsi Nangarhar, Afghanistan, gedung Konsulat Pakistan diserang pembom bunuh diri. Selain pelaku, dua korban dilaporkan tewas.
Sebagaimana dikutip Reuters, juru bicara Pemerintah Provinsi Nangarhar, Attaullah Khogyani menyatakan, pembom bunuh diri itu awalnya mengangre dengan beberapa orang yang tengah mengurus visa.
Tiba-tiba pelaku langsung menekan tombol bom yang menempel di tubuhnya. Seketika dua orang tewas. Saat ini, kepolisian setempat masih memasang garis polisi di gedung konsulat tersebut.
(Fit)