Minggu, 12 Juli 2026 WIB
Konflik Iran-Saudi

Berharap Negara Islam Termasuk Indonesia Tidak Masuk Dalam "Perang Kedutaan"

Admin - Senin, 11 Januari 2016 10:05 WIB
Berharap Negara Islam Termasuk Indonesia Tidak Masuk Dalam
google
Ilustrasi

Matatelinga.com, Arab Saudi memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran usai perwakilan negara kerajaan itu mendapatkan serangan di Teheran dan Mashhad pekan lalu. Arab Saudi berharap langkah tersebut diikuti oleh negara-negara lain untuk menekan Iran.

Beberapa sekutu Arab Saudi di kawasan seperti Kuwait, Bahrain, dan Sudan melakukan tindakan serupa. Namun, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Hossein Jaber-Ansari berharap negara-negara Islam lain tidak mengikuti langkah sekutu-sekutu Arab Saudi itu.

“Beberapa negara Islam seperti Indonesia, Turki, dan Pakistan sebaiknya tidak masuk ke dalam ‘perang kedutaan’ ala Arab Saudi dengan Iran,” imbau Ansari dalam wawancara dengan televisi Iran, seperti diberitakan IRNA dan dilansir melalui laman okezone.com, Senin (11/1/2016).

“Perang Kedutaan” yang dimaksud oleh pria berkacamata itu adalah kebijakan Arab Saudi untuk memutus hubungan diplomatik. Ansari menilai tekanan Arab Saudi kepada negara-negara lain untuk melakukan kebijakan serupa tidak akan membawa manfaat apapun bagi Riyadh karena mereka sedang menghadapi kesulitan ekonomi dan politik di dalam negeri.

“House of Saud harus menerima kenyataan yang terjadi di dalam negeri, kawasan, dan dunia serta segera hentikan kebijakan destruktif dan perang yang telah mempengaruhi citra mereka,” ujar Ansari.

Pria berjanggut putih juga mengatakan Amerika Serikat (AS) tidak akan bisa menjadi mediator bagi konflik Arab Saudi dan Iran. Negeri Paman Sam tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Iran sejak 1979 sehingga tidak mungkin menjadi penengah. Ansari menekankan kontak diplomatik Riyadh dengan Washington yang terjadi akhir-akhir ini murni karena perjanjian nuklir kedua negara.



(Fit)

SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru